Berita

Tentara Rusia/Net

Dunia

Anggaran Pertahanan Rusia Naik Hampir 30 Persen dari PDB

JUMAT, 25 OKTOBER 2024 | 14:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sejak perang Ukraina meletus, anggaran pertahanan Rusia terus dinaikkan dan kini hampir mencapai 30 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Anggota parlemen di majelis rendah Duma Negara memberikan suara mayoritas untuk menyetujui pembacaan pertama rancangan kenaikan anggaran pertahanan, dengan hanya satu suara yang menentang.

Dikatakan bahwa kenaikannya di tahun 2025 sebesar 13,5 triliun rubel (Rp2.180 triliun), lebih besar dari gabungan anggaran untuk kesejahteraan dan pendidikan.


"RUU tersebut akan melalui pembacaan kedua pada tanggal 14 November," ungkap AFP pada Jumat, 25 Oktober 2024.

Angka tersebut tidak termasuk beberapa sumber daya lain yang diarahkan untuk perang dan beberapa anggaran yang diklasifikasikan sebagai rahasia tingkat tinggi.

Jika digabungkan maka total anggaran untuk pertahanan dan keamanan tersebut akan mencapai sekitar 40 persen dari total anggaran pemerintah Rusia, yang diperkirakan mencapai 41,5 triliun rubel pada tahun 2025.

Kesepakatan untuk menaikkan anggaran pertahanan dilakukan saat pasukan Moskow bergerak maju di Ukraina timur, merebut puluhan kota dan desa dari pasukan Ukraina yang kewalahan dan kekurangan personel.

Sebelum mengirimkan rancangan anggaran ke parlemen Rusia, Moskow mengumumkan peningkatan investasi dan kesejahteraan sosial di samping pengeluaran militer yang lebih tinggi.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya