Berita

Garuda Indonesia/Net

Bisnis

Mulai Besok, Pilih Kursi Pesawat Garuda Kena Biaya Tambahan

JUMAT, 25 OKTOBER 2024 | 10:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Maskapai Garuda Indonesia (Persero) mengenakan biaya tambahan kepada para penumpang yang ingin memilih kursi dalam penerbangan domestik mulai 26 Oktober 2024.

Kebijakan ini secara resmi diumumkan maskapai dalam negeri itu pada Kamis 24 Oktober 2024.

"Mulai 26 Oktober 2024 kami menerapkan kebijakan baru terkait pemilihan kursi pada penerbangan domestik," bunyi pengumuman tersebut, dikutip Jumat 25 Oktober 2024.


Dalam pengumuman tersebut, Garuda Indonesia merinci bahwa kursi dengan Extra Legroom, seperti kursi di row 21 dan kursi darurat, serta kursi reguler favorite, akan dikenakan biaya tambahan saat pemesanan tiket. 

Khusus untuk kursi di row 21 dengan Extra Legroom, kebijakan ini hanya berlaku pada bagian kiri dan kanan pesawat dengan tipe B777 dan A330. 

Sementara itu, kursi darurat hanya dapat dipilih untuk bagian tengah pesawat pada tipe yang sama.

Penumpang yang memesan tiket, baik melalui saluran online maupun offline nantinya akan melihat rincian biaya tambahan ini saat memilih kursi favorit mereka.

Garuda Indonesia menegaskan bahwa kebijakan ini hanya berlaku untuk penerbangan setelah 26 Oktober 2024. Penumpang yang terbang sebelum tanggal tersebut tidak akan terkena kebijakan baru ini.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya