Berita

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Ist

Politik

7 Anggota Kabinet Prabowo Ini seperti Nostalgia di Akmil

JUMAT, 25 OKTOBER 2024 | 02:48 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tujuh anggota Kabinet Merah Putih seperti sedang nostalgia saat mengikuti pembekalan oleh Presiden Prabowo Subianto di Akademi Militer (Akmil), Magelang, pada Kamis hingga Minggu 25-27 Oktober 2024.

Tujuh anggota kabinet yang berlatar belakang militer ini bagaikan ‘pulang’ ke tempat menempuh pendidikannya dahulu.

Lantas siapa saja mereka yang merupakan jebolan Akmil?


Nama pertama ditempati Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin. Lulusan Akmil 1974 ini merupakan seangkatan Presiden Prabowo Subianto.

Sjafrie yang berhasil menyabet penghargaan lulusan terbaik Adhi Makayasa, begitu popular saat menjabat Pangdam Jaya pada 1997-1998.

Posisi kedua ditempati Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Lodewijk Freidrich Paulus.

Letjen TNI (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus merupakan alumni Akmil yang lulus pada 1981. Pencapaian tertinggi Lodewijk adalah menjadi Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) ke-24 yang menjabat pada tahun 2009 hingga 2011.

Di peringkat ketiga Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanagara. Peraih Adhi Makayasa ketika lulus dari Akmil pada 1999 ini memilih pensiun dengan pangkat Letkol. Ia lalu langsung terjun ke dunia politik bersama Partai Demokrat.

Selanjutnya Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang merupakan peraih Adhi Makayasa pada 2000.

Putra sulung Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini kemudian memilih keluar dari dinas militer untuk menjadi calon gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017. Gagal di pilkada, AHY tetap berpolitik hingga menjadi Ketua Umum Partai Demokrat.

Berikutnya adalah Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ossy Dermawan.

Ossy menjadi tentara melalui Sekolah Perwira Prajurit Karier TNI tahun 2001. Kariernya cukup mentereng di korps yang dipilihnya sebelum memilih pensiun dengan pangkat terakhir Mayor pada 2014 dan kemudian bergabung dengan Partai Demokrat.

Posisi enam Menteri Luar Negeri, Sugiono yang tercatat pernah berada dalam korps yang sama dengan Presiden Prabowo Subianto, yaitu Kopassus.

Sugiono merupakan alumnus SMA Taruna Nusantara, satu angkatan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

Karier militer Sugiono sangat singkat, hanya dua tahun terhitung sejak lulus dari Sekolah Perwira Prajurit Karier TNI tahun 2002. Sugiono memilih membantu Prabowo membangun Partai Gerindra.

Terakhir Sekretaris Kabinet, Mayor Teddy Indra Wijaya. Namanya populer lantaran tampil mendampingi Prabowo Subianto semasa menjadi Menteri Pertahanan dan selama kampanye Pilpres 2024.




Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya