Berita

Menara BNI/Ist

Bisnis

BNI Jadi BUMN Paling Taat Bayar Pajak

KAMIS, 24 OKTOBER 2024 | 13:50 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berhasil menempati urutan ke-6 sebagai salah satu dari 12 badan usaha milik negara (BUMN) yang rajin membayar pajak ke negara dengan kontribusi besar.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan BNI menjadi salah satu Wajib Pajak (WP) Badan yang membayarkan kewajiban pajaknya kepada negara secara rutin.

Dalam hal ini bank pelat merah itu tercatat berkontribusi kepada negara melalui sumbangan pajak sebesar Rp10,45 triliun pada 2023.


“Ada 12 BUMN yang yang tercatat sebagai penyumbang pajak terbesar di tahun 2023, salah satunya BNI. Ini patut kita apresiasi,” kata Arya dalam keterangannya pada Rabu 23 Oktober 2024.

Posisi setoran pajak bank ini di bawah tiga BUMN besar lainnya yaitu PT Pertamina yang menyetor pajak sebesar Rp224,53 triliun, PT Perusahaan Listrik Negara Rp52,38 triliun, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) sebesar Rp33,11 triliun.

Dengan capaian tersebut, BNI optimistis fundamental kinerja keuangan yang terjaga tahun ini dapat melanjutkan kontribusi pajak sebagai salah satu sumber pendapatan negara.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Wajib Pajak Besar atau Large Tax Office (LTO) melaporkan penerimaan pajak hingga akhir tahun 2023 terkumpul Rp526,2 triliun atau setara 101,75 persen dari target. Penerimaan pajak ini melesat 11,09 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Adapun BNI sebagai bank milik pemerintah turut berpartisipasi aktif mendorong masyarakat untuk taat pajak melalui Kampanye Pajak bertajuk Spectaxcular 2024 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan.

Spectaxcular 2024 sendiri merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan bersama Bank Himpunan Negara (Himbara) dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Melalui kampanye tersebut, BNI berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran pajak dan mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun bangsa.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya