Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Akui Kabinetnya Gemuk, Prabowo Tekankan Efisiensi

RABU, 23 OKTOBER 2024 | 17:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan alokasi anggaran negara. 

Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat kabinet perdana di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2024.

Dalam arahannya, Prabowo menyadari bahwa Kabinet Merah Putih yang beranggotakan 48 menteri ini tergolong gemuk. 


Namun menurutnya, hal ini sejalan dengan besarnya tantangan yang dihadapi oleh Indonesia, sebagai negara keempat terbesar di dunia dari segi jumlah penduduk dan luas wilayah.

"Bangsa kita bangsa yang besar. Kita tidak dapat dipungkiri bahwa kita negara keempat terbesar di dunia dari jumlah penduduk. Dari luas wilayah kita luasnya sama dengan Eropa, Barat," kata Prabowo.

Prabowo menuturkan, Eropa terdiri dari 27 negara yang tiap negara memiliki kementerian masing-masing. Sehingga wajar jika negara Indonesia yang luasnya seperti Eropa memiliki banyak kementerian.

"Mengelola Eropa itu membutuhkan 27 kementerian keuangan, 27 kementerian pertahanan, 27 kementerian dalam negeri. Kita seluas Eropa," tegas Prabowo.

Kepala Negara menggarisbawahi, meski Kabinet Merah Putih terbilang besar, hal yang terpenting adalah efisiensi dan kinerja optimal dari setiap menteri. 

"Jadi saudara-saudara ini tidak masalah yang penting kita bekerja dengan efisien yang penting kita tidak bekerja dengan seenaknya," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya