Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono/Ist
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menjadi menteri terkaya berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang telah diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Trenggono memiliki harta sebesar Rp2.665.900.513.951 (Rp2,66 triliun). Angka tersebut diperoleh dari LHKPN Burhanuddin yang diunggah situs elhkpn.kpk.go.id. LHKPN dilaporkan pada 26 Maret 2024.
Trenggono memiliki 48 bidang tanah dan bangunan di beberapa kota, di antaranya berada di Jakarta Selatan, Bekasi, Sragen, Boyolali, Sleman, Buleleng dan karanganyar.
Kemudian alat transportasi berupa mobil Audi RS 5 sedan, mini cooper hingga motor Honda Beat. Trenggono tercatat tidak memiliki utang.
Presiden Prabowo Subianto mempercayakan kembali Trenggono memegang pos kelautan dan perikanan.
Hari ini, Trenggono mengenalkan partnernya Laksdya TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf sebagai wakil menteri.
“Kami adalah teamwork. Saat saya Wamen mendampingi Pak Prabowo juga dulu
teamwork. Apa yang dikerjakan oleh beliau, itu yang saya
accelerate, demikian juga jajaran. Saya dan Pak Didit sudah terbiasa di Kemhan, jadi lebih mudah. Kami adalah satu tim, jadi tidak terpisah,” ungkap Menteri Trenggono.
Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI
Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32
Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker
Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20
Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan
Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19
Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan
Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12
Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo
Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59
Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik
Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58
Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK
Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53
PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla
Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar
Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50
Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta
Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48
Selengkapnya