Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pendapatan Melonjak, Cinema XXI Bakal Bagi-bagi Dividen Rp416 Miliar

SELASA, 22 OKTOBER 2024 | 18:21 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perusahaan pengelola jaringan bioskop Cinema XXI, PT Nusantara Sejahtera akan membagikan dividen sebesar Rp416,72 miliar.

Menurut keterangan manajemen CNMA, pihaknya akan membagikan dividen Rp5 per lembar saham kepada para investor yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) atau recording date pada 1 November 2024.

“Perseroan akan melaksanakan pembagian dividen interim sebesar Rp416,72 miliar atau Rp5 setiap sahamnya yang akan dibagikan kepada 83,34 miliar saham perseroan,” kata manajemen CNMA dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa 22 Oktober 2024.


Untuk diketahui, pada semester pertama tahun ini, perseroan mengantongi laba bersih sebesar Rp389,18 miliar. Angka ini melonjak 93,93 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp200,67 miliar.

Kenaikan laba ini terjadi karena perseroan mencatat pendapatan yang juga mengalami kenaikan sebesar 21,78 persen menjadi Rp1,30 triliun.

Secara rinci, pendapatan bioskop berkontribusi sebesar Rp1,87 triliun, disusul segmen makanan dan minuman yang membukukan pendapatan sebesar Rp980,40 miliar.

Berikut adalah jadwal pembagian dividen CNMA 2024.
- Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 30 Oktober 2024  
- Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 31 Oktober 2024  
- Cum Dividen untuk perdagangan di Pasar Tunai : 1 November 2024  
- Ex Dividen untuk perdagangan di Pasar Tunai : 4 November 2024  
- Recording Date yang berhak atas Dividen : 1 November 2024
- Pembayaran Dividen : 15 November 2024.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya