Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Periode 2024-2029, Airlangga Hartarto/Ist

Bisnis

Menko Airlangga Lanjut Pegang Kendali Perekonomian Nasional

SENIN, 21 OKTOBER 2024 | 19:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Airlangga Hartarto kembali dipercaya Presiden Prabowo Subianto untuk mengurus laju perekonomian nasional agar kembali menorehkan pencapaian impresif ke depan.
  
Melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 133/P Tahun 2024 tentang Pembentukan Kementerian Negara dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024-2029, Airlangga Hartarto secara resmi telah dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Periode 2024-2029 di Istana Kepresidenan pada Senin, 21 Oktober 2024.
 
“Pertama, terima kasih hari ini telah dilakukan pelaksanaan pelantikan oleh Bapak Presiden dan berjalan dengan lancar. Alhamdulillah amanat ini Insya Allah akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Menko Airlangga dalam sesi Konferensi Pers dengan awak media di Istana Kepresidenan usai kegiatan Pelantikan Menteri.
 

 
Lebih lanjut, Menko Airlangga menuturkan bahwa akan terdapat pembahasan lebih lanjut terkait dengan tahapan-tahapan penugasan termasuk mengenai kebijakan fiskal ke depan. Terkait dengan sektor ekonomi yang bersifat jangka panjang, Menko Airlangga menuturkan bahwa Pemerintah akan terus mendorong daya beli masyarakat agar tetap terjaga dengan optimal.
 
Selanjutnya usai kegiatan Pelantikan Menteri di Istana Kepresidenan, Menko Airlangga juga memperoleh sambutan yang hangat oleh seluruh jajaran pejabat dan pegawai Kemenko Perekonomian setibanya di Kantor Kemenko Perekonomian.
 
Dalam sesi Pertemuan Internal bersama Jajaran Pimpinan Kemenko Perekonomian, Menko Airlangga menjelaskan bahwa terdapat pembaharuan struktur Kemenko Perekonomian pada Kabinet Merah Putih saat ini dibandingkan sebelumnya pada Kabinet Indonesia Maju.

Selain beberapa kementerian yang tidak lagi berada di bawah koordinasi Kemenko Perekonomian, terdapat pula perluasan jangkauan penugasan dengan bertambahnya aspek investasi, energi dan sumber daya alam, serta pariwisata yang saat ini berada di bawah koordinasi Kemenko Perekonomian. 

Bertambahnya aspek koordinasi tersebut tentu kian memperbesar tanggung jawab penugasan dan tantangan yang akan dihadapi, untuk itu Menko Airlangga akan melanjutkan komitmen dan terus memberikan yang terbaik.
 
Ke depan, sesuai dengan target yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, perekonomian nasional akan terus didorong untuk tumbuh, tercipta lapangan pekerjaan, serta penurunan indeks-indeks terkait dengan angka kemiskinan. 

Selain itu, Menko Airlangga juga menjelaskan terkait dengan sejumlah program ke depan yakni mulai dari penajaman program subsidi, renewable energy akan terus berkembang, hingga kerja sama ekonomi internasional yang dalam jangka waktu dekat juga akan terdapat forum G20 dan APEC.

“Nah tentu koordinasi dengan kementerian luar negeri menjadi penting, karena ini tentu ada realigning yang baru. Jadi kita perlu untuk menjalin kerja sama dengan seluruh kementerian, dan juga kementerian yang di luar koordinator perekonomian. Karena kita harus berbicara fiscal policy, bicara trade policy, seluruhnya tidak bisa tidak, dengan kementerian keuangan juga,” jelasnya.
 
Terkait dengan berbagai perubahan struktur dan arah kebijakan mendatang tersebut, Menko Airlangga menuturkan bahwa secara internal akan dimungkinkan untuk dilakukan penyesuaian, sehingga penyesuaian tersebut diharapkan dapat berlangsung dengan lancar dan cepat. 

“Selamat bekerja kembali, dan terima kasih atas kinerja yang baik selama ini,” pungkas Menko Airlangga kepada seluruh pegawai Kemenko Perekonomian.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Asta Cita Tanpa Konsistensi akan Timbul Moral Hazard

Senin, 08 Juni 2026 | 05:48

Pameran ‘Aku Arek Suroboyo’ Ramaikan Peringatan Bulan Bung Karno

Senin, 08 Juni 2026 | 05:24

GP Ansor Jakbar Gelar Diklatsar Tanggapi Sebutan ‘Gotham City’

Senin, 08 Juni 2026 | 04:59

Pernyataan Purbaya dan Djaka Saling Menguatkan dalam Kasus Tiffany & Co

Senin, 08 Juni 2026 | 04:46

Perkuat KDKMP

Senin, 08 Juni 2026 | 04:26

Purbaya Tidak Punya Backup Politik untuk Jalankan Misi Presiden

Senin, 08 Juni 2026 | 03:57

Jangan Kasih Tempat untuk Boti di Negeri Ini!

Senin, 08 Juni 2026 | 03:37

BEI Jabar Gencarkan Literasi Pasar Modal ke Kampus hingga SD

Senin, 08 Juni 2026 | 03:17

Menanti Hasil Uji Fundamental Perekonomian Indonesia

Senin, 08 Juni 2026 | 02:59

IPB University Raih Juara Umum Program Mahasiswa Berdampak Kemendiktisaintek

Senin, 08 Juni 2026 | 02:50

Selengkapnya