Berita

Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai di Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jalan HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin, 21 Oktober 2024/RMOL

Politik

Natalius Pigai Beberkan Niat Prabowo Ingin Bangun Kebijakan Berbasis HAM

SENIN, 21 OKTOBER 2024 | 18:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Prabowo Subianto membangun kementerian baru yakni Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) yang digawangi mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

Pria yang akrab disapa Pigai ini menuturkan Prabowo membentuk kementerian baru ini lantaran dalam asta cita Prabowo, cita-cita pertama yang ingin dicapai Prabowo adalah hak asasi manusia agar dijunjung tinggi di Indonesia.

Menurutnya, Prabowo ingin membangun seluruh aspek dalam bernegara dalam bingkai HAM.


"Rumusan pertama astacita nomor 1 adalah HAM. Ketika menerjemahkan cita-cita ini maka ada keinginan besar Pak Prabowo Presiden RI untuk membangun atau melaksanakan kegiatan berbasis nilai-nilai atau dijiwai nilai kemanusian keadilan demokrasi, dan perdamaian," ucap Pigai dalam acara serah terima jabatan, di Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jalan HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin, 21 Oktober 2024.

Pigai menerangkan Prabowo ingin di Indonesia ini berbasis HAM, baik itu kebijakan maupun pembangunan. 

"Makanya dibuatlah ruang HAM, itu artinya Kementerian HAM adalah kementerian yang melaksanakan pembangunan HAM,  lain dengan Komnas HAM, ia mengawasi pembangunan HAM," jelasnya.

"Karena itu arah kebijakan termasuk sistem budgeting harus diarahkan dalam HAM," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya