Berita

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono/Net

Global

Menlu Sugiono Siap Seimbangkan Hubungan Bilateral dengan AS dan China

SENIN, 21 OKTOBER 2024 | 13:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri RI yang baru dilantik, Sugiono mengungkap arah kebijakan luar negeri Indonesia yang akan dijalankan dalam lima tahun ke depan.

Dalam sebuah pernyataan di kompleks Istana Kepresidenan, Senin, 21 Oktober 2024, Sugiono mengatakan bahwa Kemlu di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto akan fokus menjaga stabilitas hubungan bilateral baik antara China dan Amerika Serikat (AS).

Menurutnya, dengan melakukan komunikasi terhadap dua kekuatan dunia itu akan memberikan banyak keuntungan bagi Indonesia.


“Ya kami akan menjaga kedekatan. Sama-sama kami berharap jadi jembatan untuk bisa berkomunikasi dengan baik," ujar Sugiono.

Dikatakan Sugiono, kebijakan ini merepresentasikan cita-cita dari Presiden Prabowo yang ingin tetap berpegang teguh pada politik bebas aktif.

“Arahan Bapak Presiden adalah untuk tetap menjaga komunikasi yang baik dengan semua tetangga kita dan tentu saja upaya upaya untuk membantu saudara kita," kata dia.

Pada kesempatan itu, Sugiono juga mengungkap kepercayaan dirinya untuk menjalani tugas sebagai Menlu RI meski bukan berasal dari professional diplomat atau teknokrat.

"Saya kan dibantu oleh banyak tenaga yang kapasitasnya luar biasa. Untuk Wamen juga akan saya pelajari setelah masuk ke Kemlu,” pungkas Sugiono.

Sugiono ditunjuk Prabowo sebagai Menlu RI menggantikan pendahulunya, Retno Marsudi. Sebelum dilantik, Sugiono menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Gerindra Bidang Kaderisasi dan Informasi Strategis.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya