Berita

Politikus Golkar Meutya Hafid/Ist

Politik

Meutya Hafid, Mantan Jurnalis Jadi Menteri Komunikasi dan Digital

SENIN, 21 OKTOBER 2024 | 04:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mantan jurnalis Meutya Hafid sukses masuk kabinet Prabowo Subianto dengan menduduki kursi Menteri Komunikasi dan Digital.

Nama Meutya begitu viral saat menjadi korban penculikan dan penyanderaan saat bertugas di Irak pada 2005.

Selepas tak lagi menjadi wartawan, wanita kelahiran Bandung, 3 Mei 1978 ini bergabung dengan Partai Golkar.


Pada Pemilu 2009, Meutya menjadi calon legislatif Partai Golkar mewakili rakyat Kota Medan, Daerah Pemilihan 1, Sumatra Utara. Sayang pencalonan pertamanya gagal.

Satu tahun kemudian, berpasangan dengan H Dhani Setiawan Isma, Meutya maju sebagai pasangan calon  Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai periode 2010-2015.

Namun upaya Meutya menjadi kepala daerah juga gagal.

Namun di tahun yang lama, Meutya dilantik menjadi anggota DPR dari Partai Golkar untuk menggantikan Burhanudin Napitupulu yang meninggal dunia.

Sejak saat itulah, Meutya selalu lolos ke Senayan melalui Pemilu 2014, 2019, dan 2024.

Selama menjadi wartawan, Meutya menerima sejumlah penghargaan, antara lain National Youth Achievement Award, dari: Pemerintah Singapura, Kartini Bidang Jurnalis, dari: Lions Club Jakarta, Wanita Pemberani, dari: Samsung Award, dan Democracy Award 2019 dari Majalah Moeslim Choice.




Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya