Berita

Sekretaris Jenderal Partai Negoro Alip Purnomo/Ist

Politik

Partai Negoro Syukuran Kekuasaan Jokowi Berakhir

SENIN, 21 OKTOBER 2024 | 00:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Merayakan momentum berakhirnya 10 tahun kekuasaan Joko Widodo alias Jokowi, Partai Negoro menggelar  syukuran melalui panggung seni dan orasi di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan pada Minggu, 20 Oktober 2024. 

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Partai Negoro, Refly Harun (RH) Channel, dan sejumlah elemen perubahan lainnya.

“Kegiatan ini digelar sebagai ungkapan suka cita kami dan seluruh rakyat Indonesia yang selama ini merasadirugikan oleh kebijakan Jokowi," kata Sekretaris Jenderal Partai Negoro sekaligus ketua pelaksana kegiatan, Alip Purnomo kepada wartawan.


Alip menegaskan bahwa Jokowi adalah presiden yang lebih mengutamakan keluarga, ketimbang rakyatnya sendiri.

Menurut Alip, Partai Negoro menggandeng RH Channel dan kanal demokrasi lainnya sebagi mitra strategis dalam menyuarakan isu-isu politik, di tengah kepungan media yang terkooptasi rezim penguasa. 

“Kanal-kanal demokrasi tersebut memiliki pengikut yang cukup besar, sehingga rakyat bisa mendengar suara yang berbeda dari suara yang utama,” kata Alip yang juga mantan aktivis ’98 dari Universitas Indonesia (UI) ini.

Sejumlah tokoh nasional turut hadir, di antaranya Amien Rais, Roy Suryo, Marwan Batubara, Said Didu, Nur Hayati Assegaf, Ple Priyatna, Refly Harun, dan lain-lain. 

Alip mengharapkan kegiatan ini sekaligus mengirimkan pesan agar Presiden Prabowo Subianto tidak mengulangi kesalahan yang sama dari presiden sebelumnya.

“Ini merupakan cara kami sebagai masyarakat sipil untuk mengawal demokrasi agar bisa menemukan subtansi terciptanya pemerintahan bersih yang mensejahterakan rakyat,” tandas Alip.



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya