Berita

Prabowo Subianto/Ist

Politik

Dudung: Era Prabowo Momentum Kebangkitan Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045

MINGGU, 20 OKTOBER 2024 | 21:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pelantikan Prabowo Subianto sebagai Presiden dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029 disambut dengan optimisme tinggi oleh Prof. Dr. Jend (Purn) Dudung Abdurachman.

Ketua Dewan Pembina Relawan Jokowi (ReJO) for Prabowo-Gibran, ini menegaskan bahwa era kepemimpinan baru ini adalah momentum krusial bagi kebangkitan ekonomi Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

"Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tapi awal dari era baru pembangunan Indonesia. Pelantikan ini adalah langkah besar kita menuju Indonesia Emas 2045," ujar Dudung, Minggu 20 Oktober 2024.


Dudung menekankan bahwa visi Indonesia Emas 2045 di mana Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia yang membutuhkan pemimpin kuat dan berpengalaman. 

"Presiden Prabowo adalah sosok yang tepat untuk membawa Indonesia ke arah itu," tegasnya.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini menyoroti kualitas kepemimpinan Prabowo Subianto. Menurutnya, pengalaman Presiden Prabowo yang luas dan visi jauh ke depan menjadi modal besar bagi kemajuan bangsa.

"Beliau memahami kompleksitas tantangan global dan memiliki strategi jangka panjang untuk mengatasinya," urai Dudung.

Pria kelahiran 19 November 1965 ini menambahkan bahwa kombinasi pengalaman Prabowo dengan semangat muda Gibran menciptakan keseimbangan yang ideal dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Terkait prospek ekonomi, Dudung menyatakan keyakinannya akan transformasi signifikan di bawah kepemimpinan Prabowo. 

"Tim ekonomi pilihan Presiden Prabowo terdiri dari putra-putri terbaik bangsa. Mereka memiliki kapasitas untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan membawa Indonesia menjadi negara maju pada 2045," tegasnya.

Peraih gelar doktor ekonomi dari Universitas Trisakti, Jakarta dan jabatan guru besar (professor hukum ekonomi) dari Sekolah Tinggi Hukum Militer ini menekankan pentingnya strategi ekonomi jangka panjang. 

"Presiden Prabowo memahami bahwa untuk mencapai Indonesia Emas 2045, kita perlu membangun fondasi ekonomi yang kuat dari sekarang," ungkapnya.

Menanggapi pertanyaan tentang tantangan yang mungkin dihadapi, Dudung mengakui bahwa perjalanan menuju Indonesia Emas 2045 tidak mudah. 

Namun, ia meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo dan dengan dukungan seluruh elemen masyarakat Indonesia tidak hanya mampu menghadapi tantangan, tetapi juga memanfaatkan peluang global.

"Indonesia Maju bukan sekadar slogan. Ini adalah cita-cita konkret yang akan kita wujudkan bersama menuju 2045. Presiden Prabowo adalah pemimpin yang tepat untuk membawa kita ke sana. Mari bersatu, mari berkarya, untuk Indonesia Emas yang kita impikan," tegas Dudung. 

Ditambahkan Dudung, pelantikan Prabowo-Gibran menandai dimulainya babak baru dalam sejarah kepemimpinan nasional. 

"Dengan visi Indonesia Emas 2045 sebagai tujuan bersama, dan optimisme tinggi dari berbagai pihak, Indonesia kini bersiap untuk melakukan lompatan besar di bawah arahan pemimpin barunya," demikian Dudung Abdurachman.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya