Berita

Politikus Partai Demokrat Yan Harahap/RMOL

Politik

Demokrat Harap Prabowo Tiru Keberhasilan SBY Pimpin RI

MINGGU, 20 OKTOBER 2024 | 15:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Prabowo Subianto diharapkan mengikuti rekam jejak keberhasilan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat memimpin Indonesia lima tahun mendatang.

Demikian disampaikan politikus Partai Demokrat Yan Harahap seusai pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih RI periode 2024-2029 di Gedung DPR/MPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Minggu, 20 Oktober 2024.

“Tentu harapan saya paling tidak minimal dapat kembali mencapai apa yang dulu pernah kita rasakan di era Pak SBY,” kata Yan.


Yan lantas membeberkan capaian-capaian keberhasilan di masa kepemimpinan SBY. Pertama, kata Yan, pertumbuhan ekonomi di era Presiden SBY mencapai rata-rata 6 per tahun.

“Seperti pertumbuhan ekonomi yang dapat mencapai rata-rata 6 persen per tahun. Pertumbuhan ekonomi saat itu merupakan yang tertinggi nomor 2 di antara negara anggota G-20 setelah Cina,” kata Yan.

Selain itu, di masa kepemimpinan Presiden terpilih RI Prabowo Subianto indeks demokrasi di era Prabowo ini dapat meningkat. 

Yan meyakini Prabowo memiliki komitmen yang tinggi dalam meningkatkan indeks demokrasi di Tanah Air. 

“Satu lagi, penegakan hukum, terutama dalam pemberantasan korupsi. Kita berharap kembalinya KPK yang trengginas seperti di era Pak SBY dulu. KPK harus diperkuat. Bila perlu, kembalikan UU KPK yang lama,” tegas Yan.

Dengan demikian, Yan berharap agar di era kepemimpinan Prabowo harapan-harapan tersebut dapat terwujud. Lebih dari itu, semoga kesejahteraan rakyat dapat terjamin di masa kepemimpinan Prabowo. 

“Semoga di era Prabowo, harapan ini dapat terwujud, bahkan bisa lebih baik lagi sehingga kesejahteraan rakyat dapat terjamin,” pungkas Yan.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya