Berita

Anggota DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Ist

Politik

LaNyalla Dukung Prabowo Kembalikan Demokrasi yang Sesuai Pancasila

MINGGU, 20 OKTOBER 2024 | 14:24 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Anggota DPD AA LaNyalla Mahmud Mattalitti memberi apresiasi yang tinggi terhadap materi pidato awal masa jabatan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan usai pelantikan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu, 20 Oktober 2024.

“Alhamdulilah, pidato Presiden Prabowo sesuai dengan visi misi yang disampaikan beliau pada saat Pemilu Presiden Februari yang lalu. Sehingga sangat memberi harapan bagi rakyat Indonesia. Terutama Komitmen Pak Prabowo untuk berpihak kepada rakyat, sebagai pemilik kedaulatan,” ungkap LaNyalla. 

Anggota DPD RI asal Jawa Timur ini berharap para pembantu presiden yang dipilih dan akan bertugas mampu menjabarkan visi besar dan keberpihakan, serta jiwa patriotik Presiden Prabowo dalam implementasi kebijakan. Karena keberhasilan cita-cita presiden juga tergantung dari kinerja para menteri kabinet. 


“Selain itu, saya berharap kepada seluruh elemen bangsa, untuk bersatu padu, agar bangsa ini memiliki satu tekad bersama untuk memperkokoh kedaulatannya sebagai sebuah negara. Terutama dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks dan dipenuhi dengan suasana turbulensi,” tandasnya.

Dan untuk memperkokoh kedaulatan sebuah negara, lanjut LaNyalla, diperlukan satu tekad bersama. Membutuhkan Kerja sama. Semangat kejuangan, dan sumbangsih positif, serta keterlibatan semua elemen bangsa tanpa kecuali dan tanpa syarat.

“Karena itu, saya mendukung pernyataan Presiden Prabowo bahwa Demokrasi di Indonesia harus dikembalikan kepada demokrasi yang sesuai dengan watak dasar bangsa Indonesia yang sudah ditemukan di dalam nilai-nilai Pancasila. Nilai-nilai yang digali dari bangsa Nusantara ini,” urai tokoh yang kerap melakukan koreksi atas demokrasi liberal yang semakin nyata berlangsung di Indonesia. 

Ketua Dewan Penasehat KADIN Jawa Timur itu juga mendukung penuh peta jalan Presiden Prabowo untuk memprioritaskan ketahanan pangan dan energi sebagai bagian dari memastikan kedaulatan negara Indonesia. “Tentu ini harus kita dukung dengan membangun kesadaran dan sikap bersama,” tandasnya. 

“Akhir kata, saya mengajak semua kolega saya, baik anggota DPR RI maupun DPD RI, untuk menempatkan dan menjiwai nilai-nilai Pancasila sebagai norma hukum tertinggi, dalam melahirkan semua Undang-Undang hasil kerja legislatif. Sehingga Pembangunan Indonesia berprinsip kepada keadilan sosial dan keadilan ekonomi. Dan pada akhirnya pembangunan benar-benar menghasilkan kemakmuran dan mendapat dukungan masyarakat, sebagai pemilik kedaulatan tertinggi,” pungkasnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Posko Kesehatan PLBN Skouw Beroperasi Selama Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:03

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

Kapolri: 411 Jembatan Dibangun di Indonesia, Polda Riau Paling Banyak

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:47

Gibran Salat Id dan Halal Bihalal di Jakarta Bersama Prabowo

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:30

Bonus Atlet ASEAN Para Games Cair, Medali Emas Tembus Rp1 Miliar

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:05

Gibran Pantau Arus Mudik dari Command Center Jasa Marga

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:47

Pengusaha Kapal Minta SKB Lebih Fleksibel Atur Arus Mudik

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:38

Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Ditunda Imbas Perang Iran

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:25

Bias Layar: Serangan Aktivis KontraS Ancaman Demokrasi dan HAM

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:10

Istana Sebar Surat Edaran, Larang Menteri Open House Lebaran Mewah

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:06

Selengkapnya