Berita

Foto drone Korea Selatan yang dirilis KCNA/AP

Dunia

Korut Rilis Foto Drone Propaganda Korsel yang Jatuh di Pyongyang

MINGGU, 20 OKTOBER 2024 | 12:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sisa pesawat nirawak atau drone Korea Selatan yang disebut membawa selebaran propaganda ke Pyongyang berhasil ditemukan. 

Kantor Berita Resmi Korea Utara KCNA pada Minggu, 20 Oktober 2024 merilis gambar yang diklaim menunjukkan sisa-sisa setidaknya satu drone Seoul yang jatuh di ibu kota Pyongyang.

Menurut juru bicara Kementerian Pertahanan Pyongyang, puing drone ditemukan selama operasi pencarian di tanggal 13 Oktober. 


"Investigasi Korea Utara membuktikan secara ilmiah bahwa pesawat nirawak itu berasal dari ROK," kata juru bicara yang tidak disebutkan namanya.

Pejabat Korea Utara mengklaim drone itu berjenis sama dengan pesawat nirawak yang dipasang di kendaraan yang dipamerkan militer Korea Selatan selama acara Hari Angkatan Bersenjata di Seoul pada tanggal 1 Oktober tahun lalu.

KCNA merilis beberapa gambar dari apa yang diklaimnya sebagai pesawat nirawak yang ditemukan kembali, termasuk satu gambar yang menunjukkan pesawat nirawak itu tersangkut di pohon dan gambar lainnya yang menampilkan warga Korea Utara yang tampaknya adalah pejabat.

Analis senior di Institut Korea untuk Penyatuan Nasional, Hong Min mengatakan berdasarkan gambar yang dirilis oleh Korea Utara, drone itu merupakan pengintai jarak jauh kecil yang digunakan oleh militer Korea Selatan.

"Itu adalah model yang sama yang dipamerkan militer kita selama acara Hari Angkatan Bersenjata tahun lalu," ujarnya.

Militer Korea Selatan awalnya membantah telah mengirim pesawat nirawak, tetapi kemudian menolak berkomentar.

"Tidak ada gunanya memverifikasi atau menanggapi klaim sepihak Korea Utara," kata mereka dalam pernyataan singkat hari Sabtu, 19 Oktober 2024. 

Korea Utara sebelumnya telah memperingatkan bahwa mereka akan menanggapi penerbangan drone lainnya sebagai deklarasi perang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya