Berita

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim/Net

Dunia

PM Malaysia Kutuk Pembunuhan Yahya Sinwar oleh Israel

MINGGU, 20 OKTOBER 2024 | 10:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pembunuhan yang dilakukan pasukan Israel terhadap Ketua Biro Politik Hamas, Yahya Sinwar, mendapat kecaman keras dari Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.

Dalam sebuah unggahan di X, Anwar menyatakan duka cita atas meninggalnya Sinwar sebagai seorang pejuang dan pembela rakyat Palestina.

PM Malaysia itu mengutuk tindakan pembunuhan yang dilakukan Israel terhadap Sinwar maupun warga Palestina lainnya.


"Malaysia mengutuk keras pembunuhan itu, dan jelas bahwa upaya rezim untuk melemahkan tuntutan pembebasan tidak akan berhasil," tegasnya.

Menurutnya, masyarakat internasional gagal memastikan perdamaian dan keadilan ditegakkan karena situasi semakin memburuk di Jalur Gaza. Oleh sebab itu Anwar mendesak agar masyarakat internasional bersatu menghentikan genosida Israel.

"Malaysia bersikeras bahwa masyarakat internasional menolak kebiadaban Israel dan bahwa pembantaian warga Palestina yang sedang berlangsung harus segera dihentikan," kata dia.

Meskipun ada protes internasional, Israel terus melakukan serangan udara dan darat di Lebanon dan Gaza.

Tentara Israel mengklaim keberhasilannya membunuh Sinwar dalam operasi militer di Gaza Selatan pada Kamis, 17 Oktober 2024.

Hamas kemudian mengonfirmasi kematian Sinwar, menyebutnya sebagai pahlawan yang melawan pasukan Israel sampai nafas terakhirnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya