Berita

Pemerhati pemilu di Papua Selatan, Tarsis Rahalil/RMOLPapua

Politik

Ciptakan Pilkada 2024 yang Damai Tanpa Kampanye Hitam

MINGGU, 20 OKTOBER 2024 | 03:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dalam rangka menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, banyak hal dapat dilakukan oleh masyarakat. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga perdamaian selama proses Pilkada 2024 sekaligus mendukung nilai-nilai demokrasi.

Hal ini disampaikan oleh pemerhati pemilu damai di Provinsi Papua Selatan, Tarsis Rahalil, yang menilai sampai saat ini masih banyak sekali aksi saling serang yang dilakukan untuk menjatuhkan pasangan calon tertentu.

Menurutnya, para kandidat yang telah ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur, maupun Bupati dan Wakil Bupati, dapat mengimbau kepada masing-masing tim sukses dan simpatisan untuk tidak melakukan kampanye hitam atau black campaign.


"Bahwa masyarakat dan tim sukses dalam berpolitik bisa beretika dengan baik, komunikasi, dan silaturahmi bisa terjaga dengan baik sehingga Merauke tetap menjadi istana damai," katanya, dikutip RMOLPapua, Sabtu, 19 Oktober 2024.

Tarsis menegaskan, menjadi tanggung jawab moril bagi semua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, maupun Bupati dan Wakil Bupati beserta tim sukses untuk menjaga keamanan dan kedamaian selama proses Pilkada.

"Berhenti dengan kampanye hitam. Saya imbau untuk seluruh masyarakat di Provinsi Papua Selatan, karena saya yakin masyarakatnya cerdas-cerdas," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya