Berita

Presiden Kenya William Ruto/Net

Dunia

Wapresnya Dimakzulkan, Presiden Kenya Calonkan Mendagri sebagai Pengganti

SABTU, 19 OKTOBER 2024 | 07:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Kenya William Ruto mencalonkan Menteri Dalam Negeri Kithure Kindiki untuk menggantikan Rigathi Gachagua yang baru saja dimakzulkan oleh Parlemen negara itu.

Senator Kenya memilih untuk mencopot Gachagua dari jabatannya pada Kamis, 17 Oktober 2024, meskipun Gachagua tidak hadir dalam sidang pemakzulan karena dirawat di rumah sakit pada Kamis, 17 Oktober 2024.

"Senat telah memutuskan untuk memberhentikan dari jabatan, melalui pemakzulan, Yang Mulia Rigathi Gachagua, wakil presiden Republik Kenya," kata Juru Bicara Senat Amason Kingi setelah pemungutan suara, seperti dikutip dari AFP.


"Oleh karena itu, Yang Mulia Rigathi Gachagua resmi berhenti menjabat," sambungnya.

Gachagua dinyatakan bersalah atas tuduhan "pelanggaran berat" terhadap konstitusi, termasuk mengancam hakim dan mempraktikkan politik yang memecah belah etnis, tetapi dibebaskan dari tuduhan lain termasuk korupsi dan pencucian uang.

Gachagua membantah semua tuduhan terhadapnya sebagai dakwaan tidak masuk akal dan keterlaluan, mengklaim bahwa ia diperlakukan seperti "peluru bekas".

"Inilah yang kami sebut penipuan politik, tipu daya, dan pengkhianatan," kata Gachagua tentang proses tersebut, seraya menegaskan bahwa hal itu melanggar keinginan warga Kenya yang memilih Ruto - Gachagua dalam pemilihan umum 2022.

Sebelumnya media Kenya memuat sejumlah calon pengganti, termasuk Mendagri Kindiki, Menteri Luar Negeri dan Perdana Sekretaris Kabinet Musalia Mudavadi dan seorang gubernur daerah, Anne Waiguru.

Ketegangan politik Kenya meningkat sejak meletusnya demonstrasi yang terkadang mematikan akibat kenaikan pajak yang tidak populer, mengungkap perpecahan di eselon atas kekuasaan dan partai yang berkuasa.

Saat berbicara kepada para jemaat gereja di wilayah kekuasaannya di Kenya tengah pada hari Minggu, Gachagua tetap meminta para pendukungnya untuk tetap tenang.

"Mari kita berdakwah dan menjaga perdamaian terlepas dari hasilnya. Kenya adalah negara kita," katanya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya