Berita

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim/Net

Dunia

Ketua MUI: Kematian Sinwar Tidak Membuat Palestina Tunduk ke Israel

JUMAT, 18 OKTOBER 2024 | 21:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Berita kematian Ketua Biro Politik Hamas, Yahya Sinwar dalam operasi militer Israel di Jalur Gaza Selatan memicu berbagai respons dari dunia internasional. 

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim menyampaikan keprihatinannya terhadap musibah yang menimpa pemimpin Hamas.

"Saya ingin menyampaikan duka sedalam-dalamnya dan bela sungkawa atas wafatnya Yahya Sinwar yang dibunuh oleh Israel. Insyaallah Yahya Sinwar dan tokoh pejuang Hamas lainnya selalu dalam lindungan Allah Swt," ujarnya dalam sebuh pernyataan yang diterima redaksi pada Jumat, 18 Oktober 2024. 


Sudarnoto memiliki keyakinan bahwa kematian Sinwar dan pejuang Hamas lainnya tidak akan menurunkan semangat rakyat Palestina untuk mencapai kemerdekaanya. 

"Saya sungguh berkeyakinan bahwa terbunuhnya tokoh-tokoh penting Hamas tidak akan menyurutkan perlawanan terhadap Israel," tegasnya. 

Menurut Sudarnoto, Israel salah jika berpikir warga Palestina akan ketakutan setelah tokoh pejuang seperti Sinwar meninggal dunia. Kejadian ini justru menambah semangat perlawanan melawan  agresor Israel. 

"Palestina tidak akan takluk, penduduk Palestina beserta pasukan dan seluruh kekuatan-kekuatan perlawanan tidak akan menyerah kepada Israel," kata dia. 

Lebih lanjut, Sudarnoto menyayangkan sikap Dewan Keamanan PBB yang hingga hari ini masih berdiam diri meskipun korban tewas akibat perang di Jalur Gaza sudah mencapai puluhan ribu orang. 

"Seharusnya PBB tidak perlu menunggu lagi untuk membuat keputusan-keputusan penting, atau menunggu sampai Israel menghancurkan segalanya," tuturnya. 

Ketua MUI itu juga mengkritik Amerika Serikat yang tidak berhenti menyediakan pasokan senjata yang berkontribusi dalam perluasan genosida Israel di Jalur Gaza dan Lebanon Selatan.

"Berharap mudah-mudahan ada perubahan penting dari sikap Amerika untuk tidak lagi memberikan dukungan terhadap Israel meskipun per hari ini masih masih nampak keengganan untuk mundur," demikian kata Sudarnoto.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya