Berita

Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un/Net

Dunia

Kim Jong Un Pertegas Status Korsel Musuh Korut

JUMAT, 18 OKTOBER 2024 | 15:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketegangan di Semenanjung Korea kian meningkat setelah Korea Selatan mengirimkan drone ke wilayah Korea Utara. Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, dalam sebuah pernyataan yang dirilis Kantor Berita Resmi KCNA pada Jumat, 18 Oktober 2024, mengatakan, hal itu membuktikan bahwa Korea Selatan tetap menggunakan pendekatan bermusuhan.

"Tentara kita harus mengingat sekali lagi fakta yang jelas bahwa ROK (Republik Korea atau nama lain dari Korea Selatan) adalah negara asing dan negara yang tampaknya bermusuhan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Kim juga mengonfirmasi laporan yang menyebut militer Pyongyang telah meledakkan jalan-jalan dan rel kereta api yang menghubungan dua Korea di perbatasan.


Kim menegaskan bahwa tindakan penghancuran itu menandakan bahwa kedua Korea telah kehilangan harapan untuk bisa melakukan reunifikasi.

"Itu berarti tidak hanya penutupan fisik tetapi juga berakhirnya hubungan jahat dengan Seoul yang terus-menerus berlangsung dari abad ke abad dan penghapusan total kesadaran yang tidak berguna tentang sesama warga negara dan gagasan yang tidak masuk akal tentang penyatuan kembali,” kata Kim.

Kedua Korea dihubungkan oleh rute-rute utama, Jalur Gyeongui, yang menghubungkan kota Paju di Korea Selatan bagian barat dengan Kaesong di Korea Utara, dan Jalur Donghae di sepanjang pantai timur.

Kim menyampaikan komentar tersebut selama inspeksi markas Korps ke-2 Tentara Rakyat Korea (KPA).

Arahan militer Kim selama kunjungan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan menyusul dugaan penerbangan pesawat nirawak Korea Selatan di atas langit Pyongyang.

Seoul, yang mengatakan tidak dapat mengonfirmasi tuduhan tersebut, mengadakan latihan artileri roket langsung di dekat perbatasan pada hari Kamis malam, 17 Oktober 2024.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya