Berita

Para relawan dari Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH)/Ist

Politik

Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Organ Relawan Jokowi dan Prabowo-Gibran Bakal Gelar Tasyakuran

KAMIS, 17 OKTOBER 2024 | 19:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ratusan organ relawan pendukung Jokowi, Prabowo dan Gibran berencana menggelar tasyakuran dan doa bersama yang akan dilaksanakan di Tugu Proklamasi, pada Jumat, 18 Oktober 2024 dimulai pada jam 19.00 WIB. 

Ketua Umum Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) Kris Budiharjo menjelaskan pada acara tasyakuran dan doa bersama tersebut melibatkan ratusan organisasi maupun komunitas relawan pendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.

Kegiatan tersebut, kata Kris, memiliki tiga tujuan. Pertama, merayakan keberhasilan 10 tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan KH. Ma’ruf Amin.


"Jadi rakyat atau terutama yang tergabung di relawan Indonesia Maju dari relawannya Pak Jokowi, Pak Prabowo, Mas Gibran itu akan melakukan tasyakuran transisi berkelanjutan artinya apa bahwa transisi ini damai. Ini pertama kali dalam sejarah kehidupan kita berbangsa mulus," ujar Kris kepada wartawan, Kamis, 17 Oktober 2024.

Kris menambahkan selain bersyukur, para relawan juga berdoa agar transisi pemerintahan dari Presiden Jokowi ke Presiden Terpilih Prabowo Subianto berjalan dengan mulus dan lancar.

"Bagaimanapun disamping kita mendukung, kita juga berdoa agar yang pertama adalah untuk kita bersyukur juga 10 tahun pemerintahan Pak Jokowi akan berakhir dengan mulus dengan baik tinggal beberapa hari lagi," ucapnya.

Lalu kedua, Kris menyebut setelah pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin berakhir secara kondusif, para relawan juga akan mendoakan agar pelantikan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029 berjalan lancar.

"Terus kemudian acara yang kedua adalah doa untuk kelancaran pelantikan atau pengambilan sumpah Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Mas Gibran," tuturnya.

Ketiga, lanjut Kris, pernyataan atau testimoni dari perwakilan organisasi atau komunitas relawan dalam menegaskan dukungan pada pemerintahan Prabowo-Gibran. Pada momentum itu juga, sekalian mendoakan Prabowo agar sukses dan lancar memimpin bangsa Indonesia ke depan.

"Kebetulan Pak Prabowo sedang merayakan ulang tahun, jadi sekaligus lah kita doa bersama untuk ulang tahun Pak Prabowo sehingga ada tiga doa yang akan kita lantunkan besok," ucapnya

"Jadi doa bersama inilah kemudian kita beri tema 'tasyakuran transisi berkelanjutan, transisi damai," ucapnya.

Lanjut Kris menerangkan, selain dihadiri organisasi atau komunitas relawan, kegiatan ini juga terbuka untuk masyarakat umum sebagai wujud rasa syukur merayakan kebahagiaan bersama menyambut kepemimpinan Prabowo-Gibran. 

"Kita terbuka untuk umum, sementara kalau tidak ada halangan insya Allah para tokoh akan hadir," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Rumah Juang Indonesia Emas (RJIE) Timothy Ivan Triyono mengatakan selain berdoa bersama, nantinya para relawan juga akan memberikan berbagai testimoni atas 10 tahun kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin serta harapan ke depan terhadap pemerintah Prabowo-Gibran.

"Kalau kami dari RJIE dan ratusan organ relawan lainnya berkumpul dari kita untuk kita dimana kita ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pak Jokowi dan Pak Maruf Amin," kata Timothy. 

"Lalu kami juga ingin menyampaikan harapan atau menyampaikan selamat bekerja bagi Pak Prabowo dan Mas Gibran yang akan dilantik nanti pada tanggal 20 Oktober," tambahnya.

Timothy juga menegaskan acara ini sebagai momentum untuk reuni para relawan yang sudah berjuang untuk mendukung pemerintahan yang adil dan berkelanjutan.

"Acara kebersamaan berbagai organ relawan yaitu relawannya Pak Jokowi, relawannya Pak Prabowo, relawannya Mas Gibran, jadi momen inilah semua relawan bersatu, mengakrabkan diri untuk menyelenggarakan acara secara bersama dari kita untuk kita sesama relawan," tukasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya