Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

BUMN Butuh Insan Sadar Berbangsa dan Bernegara

KAMIS, 17 OKTOBER 2024 | 19:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Aktivis Muda Nahdlatul Ulama (NU), Sumantri Suwarno, meminta orang-orang yang berada di lingkaran BUMN merupakan tokoh yang memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, aktivis yang belum memiliki pengalaman tidak bisa menjadi penjaga BUMN. 

"Malah bisa merepotkan direksi karena orang tak pernah berada di korporasi diberi wewenang dan tanggung jawab besar," kata Sumantri dalam diskusi bertema "Evaluasi Kinerja Menteri BUMN Jokowi-Ma'ruf" di Jakarta Selatan pada Kamis, 17 Oktober 2024.


Ia menambahkan dominasi BUMN di Indonesia terlalu besar. Maka, untuk mengelola sejumlah perusahaan pelat merah, tidak boleh dijalankan dengan "mesin tunggal".

Selain itu, meminta BUMN bersinergi dengan pihak swasta. Swasta diberikan peran signifikan dalam membantu BUMN mengelola perekonomian. 

"Kami memang butuh insan BUMN mempunyai kesadaran kebangsaan besar. Kelima, kami harap kalau mau membantu Indonesia melalui jalur BUMN harus fokus. Tidak bisa memainkan banyak peran bersamaan," demikian Sumantri.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya