Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Master Bagasi Penuhi Kebutuhan Diaspora Lebih dari 100 Negara

KAMIS, 17 OKTOBER 2024 | 10:33 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Jutaan diaspora Indonesia yang tersebar di seluruh dunia menjadi potensi pasar yang besar agar produk-produk dalam negeri masuk dalam mata rantai ekonomi global. 

Kondisi inilah yang melatarbelakangi pendirian Master Bagasi sebagai aplikasi crossborder e-commerce pertama di Indonesia yang berisi etalase ribuan produk asal Indonesia. 

Founder dan CEO Master Bagasi, Amir Hamzah mengatakan, perusahaannya akan memudahkan diaspora Indonesia untuk memenuhi kebutuhannya yang mungkin terbatas di luar negeri. 


Dari negaranya masing-masing, diaspora Indonesia dapat berbelanja online dengan mudah berbagai produk, mulai dari makanan, minuman, fesyen, kosmetik, dan hasil kerajinan tangan.

“Diaspora kini dapat dengan mudah mengaksesnya lewat Master Bagasi,” kata Hamzah dalam keterangannya, Kamis, 17 Oktober 2024.

Hamzah menuturkan Master Bagasi juga dapat menjadi sarana bagi diaspora Indonesia untuk mengenalkan berbagai macam produk asli Indonesia kepada kolega maupun mitra kerja mereka yang merupakan warga negara asing. 

Apalagi aplikasi Master Bagasi telah diunduh lebih dari 20 ribu kali dan telah memenuhi kebutuhan belanja diaspora Indonesia di lebih dari 100 negara dunia.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya