Berita

Calon Kepala BIN, Muhammad Herindra/Net

Otomotif

Disetujui DPR jadi Kepala BIN, Garasi Herindra Cuma Ada 1 Mobil

KAMIS, 17 OKTOBER 2024 | 06:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Wakil Menteri Pertahanan, Letjen (Purn) Muhammad Herindra, telah disetujui DPR RI untuk menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan Budi Gunawan.

Keputusan ini diambil setelah DPR selesai melakukan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap Herindra yang digelar secara tertutup pada Rabu, 16 Oktober 2024.

"Ya, alhamdulillah baru saja kami pimpinan DPR bersama dengan tim perwakilan dari semua fraksi, 8 fraksi yang ada di DPR melakukan pertimbangan atau fit and proper terkait dengan calon kepala BIN atas nama Bapak Muhammad Herindra," ucap Ketua DPR, Puan Maharani, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 16 Oktober 2024.


Menariknya, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Herindra tercatat hanya memiliki 1 mobil saja di garasi rumahnya.

Sesuai LHKPN yang diserahkan Herindra pada 5 April 2024 untuk periodik 2023, hanya ada satu MPV premium Toyota Alphard yang dilaporkannya. Yaitu Toyota Alphard SC 2.5L AT tahun 2015, hasil sendiri, senilai Rp 661,5 juta.

Tak ada lagi kendaraan yang dilaporkan Herindra atas nama miliknya. 

Harta kekayaan terbesar Herindra adalah berupa tanah dan bangunan senilai Rp16.020.988.791 (Rp16 miliar). Ada 4 aset tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Bogor.

Selanjutnya ada juga aset berupa kas dan setara kas senilai Rp6.855.989.016 (Rp6,8 miliar). Terdapat juga harta lainnya senilai Rp580.473.538, dan harta bergerak lain sebesar Rp344.765.000. Herindra juga melapor memiliki utang sebesar Rp1 miliar.

Secara keseluruhan setelah dikurangi utang, harta kekayaan Herindra itu mencapai Rp24.463.716.345 (Rp24 miliar).

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya