Berita

Kementerian ATR/BPN membagikan 3.256 sertipikat untuk warga di 6 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat/RMOL

Nusantara

Kementerian ATR/BPN Bagikan Ribuan Sertipikat Tanah di Jabar

RABU, 16 OKTOBER 2024 | 15:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) membagikan ribuan sertipikat tanah untuk warga di 6 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Acara pembagian sertipikat ini dilaksanakan di Jababeka Convention Center (JCC) President University, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 16 Oktober 2024. Rencananya, pembagian sertipikat ini akan dilakukan langsung Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Namun, AHY berhalangan hadir karena sedang mengikuti pembekalan sebagai calon menteri pemerintahan mendatang.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana mengatakan, hari ini pihaknya menyerahkan 3.256 sertipikat untuk 6 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat.


"Yaitu dari Kabupaten Bekasi sebanyak 2.000 orang, Kota Bekasi sebanyak 250 orang, Kabupaten Karawang 250 sertipikat dari program PTSL, Kabupaten Purwakarta sebanyak 250 program PTSL, Kabupaten Subang 250, Kabupaten Sukabumi 250 orang dari redistribusi tanah," kata Suyus di hadapan 3.256 warga yang hadir.

Suyus menerangkan, sertipikat yang dibagikan bertujuan untuk meminimalisir sengketa pertanahan dan mengurangi ruang gerak mafia tanah.

"Mafia tanah ini sangat meresahkan masyarakat. Dan hari Senin kemarin, Pak Menteri juga sudah melakukan gebuk mafia tanah di Kabupaten Bekasi. Dan ini mudah-mudahan dengan terbitnya sertipikat yang terus menerus kita keluarkan, ruang gerak mafia tanah ini sudah tidak ada lagi," tutur Suyus.

Suyus menjelaskan, Penyerahan sertipikat tanah merupakan komitmen pemerintah untuk mempercepat pendaftaran tanah di Indonesia.

Total bidang tanah yang harus didaftarkan sampai dengan 2025 sebanyak 126 juta bidang. Dan sampai saat ini, Kementerian ATR/BPN sudah mendaftarkan sekitar 118 juta bidang.

"Ini berarti sekitar 97 persen dari target yang ditetapkan presiden. Dan dari 118 juta bidang ini, 94 juta bidang sudah kita terbitkan sertipikat, termasuk sertipikat yang bapak/ibu terima pada hari ini. Saya ingin memastikan, pada 2025 ini kita akan menerbitkan sertipikat atau mendaftarkan bidang tanah sebanyak 126 juta bidang," pungkas Suyus.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya