Berita

Donald Trump dan Elon Musk/Net

Dunia

Elon Musk Kucurkan Dana Rp1,1 Triliun untuk Timses Trump

RABU, 16 OKTOBER 2024 | 15:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Miliarder pemilik SpaceX, Tesla dan platform media sosial X, Elon Musk dilaporkan telah mengucurkan dana sebesar 75 juta dolar AS atau Rp1,1 triliun untuk mendukung kemenangan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. 

Pengeluaran fantastis tersebut terungkap dalam laporan federal hari Selasa waktu setempat, 15 Oktober 2024. Dikatakan bahwa dana disalurkan melalui America PAC, sebuah organisasi yang didirikan untuk menyukseskan kampanye Trump. 

Pengusaha kelahiran Afrika Selatan itu mendukung Trump setelah penembakkan yang menargetkan mantan presiden AS tersebut di Butler, Pennsylvania, pada bulan Juli. 


Musk kemudian bergabung dengan Trump dalam acara kampanye kampanye besar-besaran kedua di Butler bulan ini.

“Seperti yang Anda lihat, saya bukan hanya MAGA. Saya MAGA berkulit gelap,” kata Musk saat itu seperti dimuat Associated Press, sambil menunjuk topi hitamnya yang bertuliskan “Make America Great Again”.

Setelah bertahun-tahun tidak menonjolkan diri di dunia politik, ia muncul dalam pemilihan umum 2024 sebagai pendukung utama Trump.

Trump berjanji akan menunjuk Musk untuk memimpin komisi efisiensi pemerintah yang baru dibentuk jika ia kembali menduduki Gedung Putih pada bulan November.

Hasil putusan Citizens United tahun 2010 oleh Mahkamah Agung, perusahaan-perusahaan dapat menghabiskan dana dalam jumlah tak terbatas untuk kegiatan politik dalam mendukung kandidat, selama mereka tidak berkoordinasi secara langsung dengan kampanye.

Sebelumnya, perusahaan-perusahaan dibatasi dalam hal jumlah yang dapat mereka belanjakan untuk membantu seorang kandidat menang. 

Namun, keputusan Citizens United membuka jalan bagi pembentukan super PACS yang tidak memiliki batasan penggalangan dana.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya