Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Bursa Asia Melemah, Nikkei 225 Jepang Turun 1,85 Persen

RABU, 16 OKTOBER 2024 | 11:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar Asia-Pasifik dibuka melemah pada Rabu 16 Oktober 2024. Saham Jepang terlihat memimpin penurunan, menyusul penurunan di Wall Street yang dipicu oleh jatuhnya saham teknologi.

Investor akan mencermati lebih banyak langkah stimulus untuk menopang sektor real estat di Tiongkok karena menteri perumahannya akan mengadakan jumpa pers besok, Kamis pagi. 

Dikutip dari CNBC, Nikkei 225 Jepang turun 1,85 persen, sementara Topix yang berbasis luas turun 1,13 persen.


Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada pada level 20.096, jauh lebih rendah dari penutupan sebelumnya di level 20.318,79 . 

Indeks tersebut turun 3,7 persen setelah sesi yang tidak menentu pada Selasa.

Kontrak berjangka yang terkait dengan indeks unggulan CSI 300 Tiongkok daratan naik tipis di level 3.877,6, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level 3.856.

S&P/ASX 200 Australia mengawali hari dengan penurunan 0,4 persen.

Kospi Korea Selatan turun 1,22 persen dan Kosdaq berkapitalisasi kecil turun 0,93 persen. 

Para pedagang di Asia mencermati data ekonomi dari kawasan tersebut, sementara Selandia Baru melaporkan bahwa indeks harga konsumennya untuk kuartal ketiga naik 2,2 persen tahun ke tahun, sesuai dengan ekspektasi para ekonom dalam jajak pendapat Reuters. 

Indeks tersebut naik 0,6 persen per kuartal, sedikit lebih rendah dari yang diantisipasi sebesar 0,7 persen.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya