Berita

Wakil Presiden Maruf Amin menerima Brevet Kehormatan Hiu Kencana yang disematkan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali, di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Selasa, 15 Oktober 2024/Dinas Penerangan TNI AL

Politik

Menyusul Jokowi, Maruf Amin juga Terima Brevet Hiu Kencana

RABU, 16 OKTOBER 2024 | 00:41 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Wakil Presiden Maruf Amin menjadi tokoh nasional yang ikut menerima Brevet Kehormatan Hiu Kencana dari TNI Angkatan Laut (AL).

Brevet disematkan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali, di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, pada Selasa, 15 Oktober 2024.

“Apa yang diterima oleh Wapres sama dengan Presiden yang telah mendapatkan Brevet Kehormatan Hiu Kencana, ini dikarenakan Bapak Wapres sangat concern terhadap pembangunan kapal selam dalam segala aspek yang meliputi personel maupun alutsista," ucap Laksamana Ali. 


"Dan inilah yang menjadikan kita menghargai jasa beliau yang telah membangun TNI AL dan juga keluarga Hiu Kencana yang meliputi para awak serta keluarga prajurit," sambungnya.

Brevet Kehormatan Hiu Kencana merupakan salah satu bentuk penghormatan dan penghargaan TNI AL, khususnya Satuan Kapal Selam, yang hanya diberikan kepada tokoh, warga, maupun prajurit di jajaran TNI yang telah berjasa, serta memberikan perhatian dan perjuangan bagi TNI Angkatan Laut.

Dan Maruf Amin dinilai telah banyak memberikan bantuan kepada TNI, khususnya TNI Angkatan Laut, terlebih Satuan Kapal Selam, dalam meningkatkan dan membangun kekuatan dari Armada Kapal Selam.

Sebelum Wapres Maruf Amin, Presiden Joko Widodo juga menerima Brevet Kehormatan Hiu Kencana dalam upacara yang digelar di atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW-992), pada Sabtu, 28 September 2024.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya