Berita

Anggota DPR Fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono/Ist

Politik

Fraksi Gerindra Soroti Masalah Pendangkalan di Pelabuhan Pontianak

SELASA, 15 OKTOBER 2024 | 11:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Masalah pendangkalan di alur pelayaran terus menuai sorotan dari stakeholder pelayaran. Hal itu menghambat keluar masuknya kapal di pelabuhan.

Terkait itu, Anggota DPR Fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono melakukan kunjungan ke KSOP Pontianak beberapa waktu lalu.  

“Saya berkunjung ke Kantor KSOP Pontianak, bertemu dengan Kepala KSOP dan General Manager (GM) Pelindo Cabang Kalimantan Barat, untuk membicarakan keluhan Asosiasi Pelayaran pada saat memasuki alur sungai menuju ke Pelabuhan Pontianak,” kata BHS akrab disapa, dikutip RMOL dari akun Instagram pribadinya, Selasa, 15 Oktober 2024.
 

 
Menurut BHS yang juga praktisi dan pemerhati pelayaran, saat ini ada sekitar panjang 3 mil alur yang mengalami pendangkalan. 

“Sehingga menghambat arus masuk penumpang maupun barang di Pelabuhan Pontianak, serta pelabuhan pelabuhan lain di alur Sungai Kapuas, Kalimantan Barat,” ungkapnya.

Anggota Dewan Pakar Gerindra itu menegaskan bahwa pendangkalan ini harus segera diatasi dengan normalisasi pengerukan, agar kedalaman alur bisa lebih dalam. 

“Sehingga juga bisa memberikan manfaat keselamatan pelayaran, penumpang dan barang. Karena alur yang dangkal bisa merusak komponen kapal dalam air, Plate, Baling-Baling, juga Pompa Pompa Pendingin di kapal tersebut,” bebernya.

Ia optimis dengan dalamnya alur, maka kapal-kapal yang masuk dan keluar dari Kalimantan Barat bisa berukuran lebih besar. Tentunya membuat dampak angkutan yang efektif dan efisien. 

“Sehingga harga logistik menjadi lebih murah, bila diangkut dengan armada yang lebih besar. Dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut serta nasional akan meningkat,” ungkapnya lagi.

“Pontianak harus menjadi Pelabuhan Hub untuk Indonesia Bagian Utara, karena langsung berhubungan dengan 2 negara sekaligus. Dan dengan Program Asean Connectivity, maka Pelabuhan Pontianak ini harus bisa betul betul baik kondisinya, dan menjadi Ikon bagi Negara Indonesia. Saya siap menyelesaikan permasalahan, kesulitan transportasi laut di Wilayah Kalimantan Barat,” pungkas BHS.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya