Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Harga Minyak Mentah Anjlok 2 Persen

SELASA, 15 OKTOBER 2024 | 09:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak mentah anjlok 2 persen setelah OPEC kembali menurunkan prospek permintaan minyak global tahun 2024 dan 2025. 

Anjloknya harga minyak juga didorong oleh impor minyak China yang turun selama lima bulan berturut-turut. 

Rencana stimulus China gagal mendapatkan kepercayaan dari investor, sementara pasar terus mencermati potensi serangan Israel terhadap infrastruktur minyak Iran.


Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent ditutup turun 1,58 dolar AS atau 2 persen menjadi 77,46 Dolar AS per barel pada Senin Waktu setempat atau Selasa pagi 15 Oktober 2024 WIB. 

Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 1,73 Dolar AS atau 2,29 persen menjadi 73,83 Dolar AS per barel. 

OPEC memangkas perkiraan global pada tahun ini dan juga menurunkan proyeksinya untuk tahun depan. Ini merupakan revisi penurunan ketiga berturut-turut dari kelompok produsen minyak mentah tersebut.

China, importir minyak mentah terbesar di dunia, menyumbang sebagian besar penurunan tahun 2024 karena OPEC memangkas perkiraan pertumbuhannya untuk negara tersebut menjadi 580.000 barel per hari (bph) dari 650.000 bph.

Data menunjukkan impor minyak mentah China untuk sembilan bulan pertama tahun ini turun hampir 3 persen dari tahun lalu menjadi 10,99 juta bph.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya