Berita

Demo Aktivis PMII di gedung DPRD Sumenep, Senin, 14 Oktober 2024/RMOLJatim

Nusantara

Aktivis PMII Desak Ketua DPRD Sumenep Minta Maaf

SELASA, 15 OKTOBER 2024 | 00:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejumlah aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni (STITA) Terate menggelar demo di gedung DPRD Sumenep, Senin, 14 Oktober 2024. Mereka menyoroti sejumlah dugaan pelanggaran yang melibatkan beberapa anggota DPRD Sumenep.

Pertama, dugaan pemalakan yang dilakukan Ketua DPRD Sumenep, H Zainal Arifin, terhadap 3 muncikari saat melakukan penggerebekan rumah bordil di Kecamatan Ambunten beberapa pekan lalu.

Karena itu, para mahasiswa meminta H Zainal untuk segera memberikan penjelasan resmi terkait dugaan tersebut, agar masyarakat tidak diselimuti kabar simpang siur serta kredibilitas DPRD tetap terjaga. 


"Jangan sampai lembaga (DPRD) yang seharusnya menjadi wakil rakyat justru tercoreng oleh praktik tidak bermoral seperti itu," kata korlap aksi, Hulil Amsari, dalam orasinya, dikutip RMOLJatim, Senin, 14 Oktober 2024.

Bukan hanya pemalakan, menurut Hulil, tindakan H Zainal saat melakukan penggerebekan terhadap 8 PSK itu telah mencederai nilai-nilai kemanusiaan. Delapan perempuan itu digerebek, direkam, lalu disebar ke media sosial tanpa melakukan sensor terhadap wajah mereka.

“Para PSK itu juga manusia yang privasi dan derajatnya juga harus dijaga. Mereka manusia seperti kita. Mereka bekerja seperti itu karena tuntutan ekonomi. mungkin itu pekerjaan kotor, tapi bukan berarti mereka harus dihinakan, mereka juga punya keluarga,” tegasnya.

Karena, dia mendesak politikus PDIP itu untuk meminta maaf secara terbuka.

Langkah H Zainal melakukan penggerebekan itu, lanjut dia, sangat kental nuansa politiknya dengan mengorbankan masyarakat kecil sebagai umpan. Bukan semata-mata demi membangun masyarakat Sumenep lebih baik. 

Pasalnya, tindakan itu dilakukan sewaktu santer isu perebutan kursi Ketua DPRD Sumenep.

“Kenapa hanya satu tempat, kalau serius semua tempat termasuk di hotel-hotel harus dirazia juga, lakukan pengawasan dengan ketat dan tutup semua rumah pelacuran di Sumenep,” tegas Hulil.

Dalam aksi itu, para aktivis juga menyoroti kapasitas salah satu Wakil Ketua DPRD Sumenep, H Dulsiam, yang merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kata Hulil, H Dulsiam diduga terlibat dalam pembuatan ijazah palsu milik salah satu kepala desa di Sumenep.

“Kemarin waktu pelantikan ketua (H Zainal) sempat menyinggung memajukan pendidikan, bagaimana bisa memajukan kalau dia sendiri membiarkan wakilnya terlibat dalam pemalsuan ijazah,” katanya.

Usai melakukan aksi dan berorasi sekitar satu jam, para demonstran masuk ke gedung DPRD Sumenep dengan menyisir setiap ruangan untuk memastikan keberadaan H Zainal dan jajarannya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya