Berita

Proses evakuasi korban terdampak banjir di Aceh Selatan/BPBD Aceh Selatan

Nusantara

Banjir di Aceh Selatan Bikin Jalan Nasional Lumpuh

MINGGU, 13 OKTOBER 2024 | 23:46 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Upaya evakuasi korban terdampak banjir di kabupaten Aceh Selatan terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan. Banjir yang melanda sejumlah wilayah tersebut sudah terjadi sejak Kamis, 10 Oktober 2024, hingga saat ini.

"Proses evakuasi masih terus berlangsung di tengah kondisi banjir yang belum sepenuhnya surut di sejumlah gampong," ujar Kepala BPBD Aceh Selatan, Zainal, kepada RMOLAceh melalui sambungan telepon, Ahad, 13 Oktober 2024. 

Menurut Zainal, sejak pukul 00.14 WIB, tim gabungan masih fokus melakukan evakuasi warga di Gampong Padang Harapan. Pada pukul 01.30 WIB, evakuasi sempat dihentikan dan dilanjutkan kembali pada pagi hari. 


"Sebagian warga yang telah dievakuasi kini berada di tempat pengungsian di kantor camat lama Kecamatan Trumon," ujarnya.

Kemudian, pada pukul 13.00 WIB, tim melakukan evakuasi khusus terhadap warga yang sedang sakit di Gampong Cot Bayu. Evakuasi warga dari Padang Harapan menuju posko pengungsian masih berlangsung hingga pukul 13.33 WIB. 

Zainal mengungkapkan, akibat banjir ini jalan Nasional Tapaktuan-Medan di Kecamatan Trumon Tengah, lumpuh total.

"Kondisi banjir di Gampong Jambur Papan, Kecamatan Kluet Tengah, perlahan surut. Ketinggian air saat ini sekitar 50-60 centimeter," jelasnya. 

Selain itu, banjir di Gampong Titipoben dan Gampong Seuneubok Pusaka, Kecamatan Trumon Timur, dilaporkan masih bertahan tanpa tanda-tanda penurunan debit air.

Zainal menuturkan, tim BPBD Aceh Selatan terus melakukan pemantauan dan evakuasi warga terdampak. Mereka dibantu oleh personel TNI, Polri, dan masyarakat setempat. 

"Hingga kini, pihak BPBD masih mengutamakan keselamatan warga dan memastikan kebutuhan darurat terpenuhi di lokasi pengungsian," pungkasnya.

Banjir di sejumlah wilayah di Aceh Selatan terjadi akibat luapan sungai menyusul hujan deras yang mengguyur daerah tersebut sejak Kamis, 10 Oktober 2024. 

"Beberapa daerah yang terdampak antara lain jalan lintas Kota Fajar-Manggamat di Kecamatan Kluet Tengah dan jalan lintas Kluet Utara-Kluet Selatan," ungkap Kepala BPBD Aceh Selatan, Zainal, kepada RMOLAceh, Jumat, 11 Oktober 2024.

Zainal menjelaskan, hujan deras yang mengguyur wilayah hulu sungai Kluet Tengah menyebabkan luapan air ke jalan-jalan utama, merendam rumah warga, dan menghambat aktivitas sehari-hari. BPBD Aceh Selatan bersama warga setempat langsung melakukan evakuasi menggunakan perahu karet dan perahu tradisional.

"Pada malam hari sekitar pukul 21.00 WIB, terjadi banjir susulan di Desa Jambo Papan dan Koto Indarung, dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 100 Centimeter (Cm) di beberapa titik," tambahnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya