Berita

ST Burhanuddin (kiri)/Antara

Hukum

Prabowo Jangan Pilih Jaksa Agung Hedon Seperti ST Burhanuddin

MINGGU, 13 OKTOBER 2024 | 16:00 WIB | OLEH: WIDODO BOGIARTO

Presiden terpilih Prabowo Subianto diingatkan untuk tidak memilih sosok jaksa agung seperti Sanitiar Burhanuddin yang bergaya hidup hedon. Pasalnya, integritas diri seseorang sudah tentu rusak akibat gaya hidup yang lebih menganggungkan kesenangan dan kenikmatan materi lahir, dan kebutuhan pengakuan yang dipaksakan.

"Gaya hidup hedon yang dipertontonkan Jaksa Agung Burhanuddin sebenarnya sudah lama menjadi sorotan namun hampir tidak pernah mendapat teguran. Saya kira beranjak dari sinilah puncak kekecewaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah secara umum lalu berlanjut pada kritik hedonisme keluarga presiden,” tutur Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus di Jakarta, Minggu, 13 Oktober 2024.

Gaya hidup mewah Burhanuddin kembali menjadi sorotan setelah tertangkap kamera mengenakan jam tangan diduga merek Hublot dan Richard Mille. Dalam foto yang beredar Burhanuddin terlihat mengenakan jam seharga miliaran rupiah itu saat duduk berdampingan dengan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian.


Iskandar tidak aneh dengan hobi Burhanuddin mengoleksi barang mewah. Di awal-awal menjabat sebagai jaksa agung, Burhanuddin bahkan berani menunjukkan hobi naik motor gede bersama beberapa pejabat antara lain mantan ketua MPR Bambang Soesatyo. Bahkan hobi ini hingga sekarang masih berlanjut dan Burhanuddin menjadi bagian dari klub motor gede di Bandung, Jawa Barat.

Iskandar turut menyoroti mobil Mercedes Benz yang dipakai Burhanuddin. Mobil mewah pabrikan Jerman itu tidak bisa disebut mobil dinas karena sesuai aturan menteri dan setingkat menteri kabinet pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin periode 2019-2024 menggunakan mobil dinas Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid.

Koleksi lain Jaksa Agung yakni mobil listrik Hyundai Ioniq 5 dengan pelat RI-50 yang pengadaannya mengikuti Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022.

“Saya tidak bisa menebak jenis mobil Mercy yang digunakan Burhanuddin. Tapi penting untuk dikritisi karena menjadi bagian dari keterbukaan sebagai pejabat setingkat menteri di kabinet Jokowi yang kerap mengusung kesederhanaan,” tambah Iskandar.

Mengutip LHKPN periodik 2023, total kekayaan yang dimiliki Burhanuddin mencapai Rp 10,8 miliar. Terdiri atas tanah dan bangunan senilai Rp 5,3 miliar yang tersebar di Bandung Barat dan Tangerang Selatan, alat transportasi dan mesin senilai Rp 44.3 juta, harta bergerak lainnya Rp 350 juta serta kas dan setara kas Rp 6,1 miliar.

Namun dari data LHKPN yang sama, Burhanuddin tidak melaporkan jam mewah, motor gede dan mobil Mercy dan Toyota Land Cruiser. Soal ini coba ditanyakan langsung kepada Burhanuddin melalui pesan Whatsapp namun hingga artikel ini diturunkan tidak direspons.

“Wajar publik akhirnya bertanya-tanya karena ketidaksesuaian antara omongan dan fakta. Selain Mercy dan mobil listrik, Toyota Land Cruiser yang digunakan jaksa agung juga pernah ramai dikritik. Jadi, kita miris melihat kemewahan pejabat semacam gaya hidup Burhanuddin. Untung saja anak buah dia tidak menirunya,” tandas Iskandar.

Iskandar lantas menyindir Burhanuddin untuk sungguh-sungguh membaca data Badan Pusat Statistik (BPS) di mana kelas menengah Indonesia mengalami penurunan, dan terjadi deflasi berturut-turut selama 5 bulan.

“Daya beli sebagian masyarakat Indonesia sedang turun tetapi Burhanuddin hidup bermewah-mewah. Dia seperti buta mata dan hati terhadap regulasi dan kondisi. Kami meminta presiden baru nanti agar tidak memilih pejabat serendah kelas moral Jaksa Agung ini,” demikian kata Iskandar Sitorus.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya