Berita

Wartawan senior Farid Ridwan Iskandar/Ist

Publika

Kang Farid Telah Tiada

MINGGU, 13 OKTOBER 2024 | 09:14 WIB | OLEH: ILHAM BINTANG

KANG FARID, begitu kami menyapa wartawan senior Farid Ridwan Iskandar (FRI) yang telah tiada. Ia sosok  jurnalis profesional, tekun, sabar mendidik dan mengayomi wartawan bawahannya. Sikap itu tampaknya buah dari sekian tahun ia mengenyam pendidikan hingga sarjana di IKIP Bandung.

Kang Farid salah satu tulang punggung tabloid C&R. Ia memahami betul policy pemberitaan media infotainment yang di masanya terbesar di Tanah Air itu. 

Kami intens berdiskusi setelah mantan wartawan majalah Tempo itu menjabat Redaktur Pelaksana Tabloid C&R. Jabatan terakhir almarhum sebelum tabloid C&R tutup tahun 2019, adalah Wakil Pemimpin Redaksi. 


Setelah tabloid C&R tutup Kang Farid kembali ke Bandung. Selama bekerja C&R ia memilih menetap di Jakarta dan hanya sesekali pulang  ke Bandung berkumpul dengan keluarga. Atau keluarganya lah yang mengunjunginya di Ibukota. 

Memang, boleh dikatakan Kang Farid adalah pelaksana pemimpin redaksi sehari-hari karena kesibukan saya sering bepergian ke luar kota maupun ke luar negeri. 

Meski demikian, saat saya berada di luar Jakarta, kami intens berkomunikasi. Dengan komunikasi via ponsel atau kontak WhatsApp (WA) cover story maupun banner (judul sampul) tabloid pada waktu dead line, diputuskan. 

Saya merasa aman dan nyaman memberi tanggung jawab kepada Kang Farid. Kang Farid orang berilmu. Sabar, rendah hati, dan tahu diri : tetap saja dia menyerahkan kepada saya mengambil keputusan terakhir untuk cover story. Saya sedang berada di Tanah Suci sekalipun. Dia berendah hati mengaku tidak percaya diri untuk menentukan cover story maupun banner atau judul cover. 

Kang Farid yang berinisiasi membukukan reportase jurnalistik dan tulisan komentar saya (baca: tajuk rencana C&R). Dia telaten mengumpulkan tulisan saya: memilih, mengedit, dan sekaligus memberi pengantar beberapa buku kumpulan reportase jurnalistik itu.

Dengan gambaran hubungan kami yang dekat yang lebih sebagai sahabat, jelas  saya merasa sangat kehilangan ketika Jumat (11/10) pukul 11 malam mendapat kabar duka Kang Farid meninggal dunia sejam sebelumnya di RS Advent, Bandung. 

Almarhum sempat dirawat sejak Selasa (8/10) malam di RS itu."Ayah mendapat serangan jantung dua kali. Selasa malam dan Jumat malam," kata Gemma Pratama, salah satu putera kembarnya, melalui  telepon, pada Sabtu ( 12/10)siang. 

Saya sedih dan menyesal lantaran kurang sehat, sehingga tidak bisa melayat dan mengangtarkan almarhum ke pemakamannya di TPU Sirnaraga, Bandung, Sabtu pagi.

Sebenarnya, Rabu (9/10) petang  saya sudah mendapat informasi mengenai kondisi kesehatannya, namun siapa yang menyangka ia pergi secepat itu.

Pemred Ceknricek.com yang pertama kali mengabarkan Kang Farid mendapat serangan jantung. Tidak lama setelah itu, Arif menyusulkan informasi melegakan mengenai kondisi Kang Farid yang sudah membaik, sudah  sadar, dan dalam penanganan medis di ruang ICU. Alhamdulillah. 

Namun, Jumat (11/10) sekitar pukul 11 malam, masuklah informasi dari berbagai kawan di WA, Kang Farid telah tiada.  Kang Farid wafat dalam usia 65 tahun (kelahiran Februari 1959) meninggalkan istri, empat anak, dan empat cucu.
 
Inna lillahi wa inna ilahi rojiun. Allah SWT telah menetapkan kehendaknya, dan kita hambanya meyakini itulah yang terbaik. Insya Allah, Kang Farid, Husnul Khotimah. Diberikan tempat yang lapang, nyaman, dan indah di sisi Allah SWT. 

Sedangkan keluarga, istri, anak, menantu, dan cucu-cucunya yang berduka, diberi kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan melepas kepergian almarhum. Selamat jalan, Kang.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya