Berita

Presiden Terpilih Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo Diingatkan Selektif dan Tegas Pilih Calon Menteri

SABTU, 12 OKTOBER 2024 | 20:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran harus cermat dalam memilih figur yang akan membantu jalannya pemerintahan sebagai anggota kabinet.

Direktur Center for Strategy and Information (CSI) Edy Syahputra meminta Prabowo selektif dan tegas dalam memilih figur menteri baik berasal dari kader partai Koalisi Indonesia Maju maupun dari luar partai atau profesional.

Kata Edy, dalam hal calon menteri yang berasal dari kader partai koalisi, Prabowo harus tegas agar Koalisi Indonesia Maju mengirim kader yang proporsional, bersih, berintegritas dan berkomitmen.


"Ketua partai koalisi harus memiliki rasa tanggung jawab pengawasan atas kinerja kader di kabinet," ujar Edy kepada wartawan, Sabtu, 12 Oktober 2024.

Edy memandang, Prabowo juga harus melakukan uji kelayakan dan kepatutan kapabilitas nama-nama calon menteri yang diusulkan bersama tim kepercayaannya.

Di samping itu, lanjutnya, CSI telah menganalisis dan menilai nama-nama yang berintegritas, yang layak dipertahankan atau dimasukan dalam kabinet prabowo.

Di antaranya, kata Edy, Sri Mulyani Indrawati layak dipertahankan sebagai Menteri Keuangan, M. Basuki Hadimuljono layak dipertahankan sebagai PUPR, Fadli Zon layak menjadi Menteri Kebudayaan dan Tito Karnavian layak dipertahankan sebagai Menteri Dalam Negeri.

"Nama-nama tersebut adalah sebagian hasil penilaian teratas yang berintegritas," demikian Edy.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya