Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memimpin delegasi Indonesia di KTT ke-2 AZEC di Laos/Ist

Dunia

Airlangga Pimpin Delegasi Indonesia di KTT Ke-2 AZEC

SABTU, 12 OKTOBER 2024 | 14:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kehadiran Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-2 Asia Zero Emission Community (AZEC) diwakilkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Pada kegiatan yang berlangsung di Vientiane, Laos itu, Airlangga mengapresiasi kepemimpinan Jepang dalam mewujudkan lingkungan berkelanjutan dan bersih menuju emisi nol.

“Indonesia menyambut baik kerja sama ini dan KTT AZEC ke-2 menandai kepemimpinan dalam transisi energi di kawasan ASEAN,” kata Airlangga dalam keterangannya, Sabtu, 12 Oktober 2024.


Menko Airlangga selaku Ketua Steering Committee Joint Task Force juga melakukan pertemuan bilateral Indonesia-Japan Joint Task Force Steering Committee dengan Menteri METI saat itu, Saito Ken, dan Ketua Dewan Direksi Japan Bank of International Cooperation (JBIC) Tadashi Maeda.

Di hadapan para pemimpin negara anggota AZEC, Menko Airlangga menyampaikan perkembangan implementasi AZEC di Indonesia, mulai dari pembentukan AZEC Expert Group dan beberapa proyek yang telah berjalan.

“Indonesia telah membentuk AZEC Expert Group, yang efektif melakukan debottlenecking pelaksanaan proyek dan mengembangkan peta jalan komprehensif menuju emisi nol bersih di sektor energi, dalam sejumlah aksi nyata yang penting,” lanjut Airlangga.

Beberapa proyek sudah berjalan, antara lain Geothermal Project Phase 2 di Muara Laboh, Waste to Energy di Legok Nangka, Crude Coconut Oil Plant untuk Sustainable Aviation Fuel (SAF), Pilot Project Peatland Restoration, dan Grid Interkoneksi Jawa-Sumatera.

Selain itu, proyek Kayan Hydropower tahap I diharapkan juga dapat dimulai dalam waktu dekat.

Menko Airlangga juga menyampaikan komitmen Indonesia melakukan transisi energi melalui dekarbonisasi sumber energi serta pengembangan teknologi hijau.

“Indonesia melakukan upaya transisi energi melalui pengembangan energi terbarukan secara masif, khususnya tenaga surya, air, dan panas bumi, serta pengurangan penggunaan pembangkit listrik berbasis batu bara,” tutup Airlangga.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya