Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno/Istimewa

Politik

Konektivitas Kunci Tingkatkan Kunjungan Wisman ke Indonesia

SABTU, 12 OKTOBER 2024 | 06:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Salah satu kunci untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) adalah konektivitas yang baik.

Sehingga pembukaan rute penerbangan langsung dari Hong Kong ke Jakarta akan mampu menarik kunjungan wisatawan asal negara itu, juga negara lainnya ke Tanah Air.

“Konektivitas merupakan kunci untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia, terlebih penerbangan langsung dari Hong Kong ke Indonesia yang memang sangat dinantikan. Penerbangan AirAsia ini diharapkan dapat menarik lebih banyak turis Hong Kong dan internasional ke Indonesia," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 11 Oktober 2024.


Penerbangan perdana yang dilaksanakan pada Selasa, 8 Oktober 2024, melayani penerbangan Hong Kong-Jakarta dan sebaliknya dalam 7 hari sepekan menggunakan pesawat Airbus A320.

Sandiaga meyakini, nantinya akan lebih banyak maskapai yang membuka rute penerbangan langsung dari Hong Kong ke Jakarta, mengingat tren pasar wisatawan mancanegara asal Hong Kong tengah meningkat. 

"Di samping itu, Indonesia merupakan destinasi yang amat disukai oleh wisman asal Hong Kong, terutama karena keindahan alam dan kemiripan budayanya,” imbuhnya.

Ia berharap kehadiran rute penerbangan baru ini dapat menarik lebih banyak wisman asal Hong Kong ke Indonesia, sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan devisa dari sektor pariwisata dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Ni Made Ayu Marthini menambahkan, rute penerbangan ini sangat penting, mengingat Hong Kong yang memang sudah menjadi hub internasional.

“Hong Kong merupakan hub di Asia dan kami berharap pembukaan rute baru ini semakin mendorong kunjungan wisman dari Hong Kong dan negara-negara lain ke Indonesia," tutur Made.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Jaga Energi dan Cairan, Tantangan 14.000 Pelari Maybank Marathon 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:25

Bawa Hasil Riset UGM ke Bursa, SWAP Bidik Dana Segar Rp45 Miliar Lewat IPO\

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:14

BEI Agendakan RUPSLB, Catat Syarat Kehadirannya

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00

Iran Anggap Negara Pendukung Perang Ekonomi AS sebagai Musuh

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:21

ASBI Laporkan Dugaan Penggelapan ke BEI-OJK, Enam Pihak Jadi Terlapor

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:03

Hasil Penelitian Ungkap Air Galon Guna Ulang Tak Berisiko Kanker

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:02

Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Puluhan Relawan ke Flores

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:42

PAN Launching Lapor PAN dan PANsar Murah

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:27

Pertina Bawa Polemik Legalitas ke PTUN dan PN Jakpus

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:14

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Korban Gempa NTT di KRI

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:02

Selengkapnya