Berita

Acara Diskusi BNI Investor Daily Summit 2024 di Jakarta Convention Center, pada 8 Oktober 2024/Ist

Bisnis

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BNI Ekspansi Bisnis Layanan di Sektor Pariwisata dan Kesehatan

JUMAT, 11 OKTOBER 2024 | 16:24 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) semakin agresif dalam melakukan ekspansi bisnisnya di sektor jasa, khususnya di bidang pariwisata dan kesehatan. 

Inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui sektor-sektor yang memiliki dampak signifikan, seperti industri perhotelan.

Direktur Digital dan Integrated Transaction Banking BNI, Hussein Paolo Kartadjoemena, menegaskan bahwa sektor perbankan memegang peranan penting dalam mempercepat pertumbuhan industri pariwisata. 


Ia menjelaskan bahwa sektor ini merupakan motor utama perekonomian yang dapat menciptakan banyak lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Hospitality industry memiliki potensi besar untuk terus tumbuh. Saat ini, ratusan hotel dan infrastruktur pendukungnya didanai oleh bank, termasuk BNI,” ujar Paolo dalam diskusi bertema “A New Driving Force for Indonesia’s Economic Growth”, di BNI Investor Daily Summit 2024, dikutip Jumat, 11 Oktober 2024.

BNI juga aktif dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali, yang berfokus pada pariwisata kesehatan kelas dunia. Paolo menyebutkan bahwa BNI, bersama anak perusahaannya BNI Sekuritas, terlibat dalam penyusunan studi kelayakan untuk pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut.

Melalui produk dan layanan perbankan yang inovatif, BNI mendukung operasional KEK Sanur dengan menyediakan solusi digital terintegrasi yang memudahkan wisatawan dalam bertransaksi.

“Di Sanur, kami fokus menciptakan pengalaman seamless bagi turis, terutama dalam hal pembayaran. Dengan sistem yang terintegrasi, wisatawan bisa melakukan transaksi di hotel, rumah sakit, dan tempat lain hanya dengan satu dompet digital. Ini akan memudahkan mereka untuk berbelanja atau membayar layanan kesehatan,” jelasnya.

BNI saat ini sedang membangun outlet di KEK Sanur untuk memberikan layanan perbankan dengan solusi yang terintegrasi, termasuk ekosistem kesehatan. Untuk memperlancar transaksi, BNI juga menyiapkan berbagai solusi pembayaran seperti Virtual Account, QRIS, BNIdirect, TapCash, dan Electronic Data Capture (EDC).

"Soal customer experience, ini nantinya turis dari luar negeri bisa melakukan pembayaran dengan mudah, di dalam negeri ada QRIS, dari Tiongkok ada Alipay, jadi kita perlu infrastruktur pembayaran untuk turis agar mudah belanja di Indonesia," tambahnya.

Paolo menjelaskan bahwa KEK Sanur, yang dikenal sebagai The Sanur, ditargetkan menjadi destinasi kelas dunia untuk wellness dan pariwisata. Kawasan ini dirancang untuk memanfaatkan lahan seluas 41,6 hektare di area Grand Inna Bali Beach, dilengkapi dengan fasilitas kesehatan dan pariwisata yang memenuhi standar internasional.

Kehadiran KEK Sanur diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun internasional, serta memperkuat potensi pariwisata kesehatan di Indonesia. Dengan dukungan dari BNI, kawasan ini diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan dan pariwisata yang memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa mendatang.

Ekspansi BNI ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi antara 6-8 persen pada tahun 2029 melalui pengembangan sektor-sektor strategis, termasuk pariwisata dan kesehatan.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Rieke Diah Pitaloka Soroti Pentingnya Integrasi Data Haji Nasional

Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:18

Pekan Depan, Presiden dan Wapres Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:01

Harga Minyak Dunia Naik Tipis di Akhir Pekan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:47

Haji 2026, Ketua Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Waspadai Tantangan Fase Armuzna

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35

DPR dan Grenpace Bahas Penguatan Swasembada Pangan Lewat Hilirisasi Perkebunan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:19

Pemerintah Disarankan Dahulukan Kelompok Rentan untuk MBG

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:09

Komisi V DPR Tinjau Gangguan GPS Penerbangan, Minta Sistem Mitigasi Diperkuat

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:01

Indeks DXY Kokoh di 99,24, Dolar AS Dekati Level Tertinggi 6 Pekan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:54

Harga Tiket FIFA Matchday Timnas Indonesia Juni 2026, Ini Cara Belinya

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:48

Megawati dan Sri Sultan HB X Berbincang Santai di Keraton hingga Larut Malam

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:30

Selengkapnya