Berita

Presiden Jokowi saat meresmikan RS Hermina Nusantara di ibu kota anyar, IKN, pada Jumat, 11 Oktober 2024/Ist

Politik

Jokowi Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah di IKN

JUMAT, 11 OKTOBER 2024 | 15:30 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pembangunan fasilitas pendidikan di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, dipercepat.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat meresmikan RS Hermina Nusantara di ibu kota anyar, IKN, pada Jumat, 11 Oktober 2024.

Dalam hal ini kepala negara itu menyoroti pentingnya percepatan pembangunan sekolah agar kebutuhan pendidikan bagi anak-anak ASN yang pindah dapat terpenuhi. 


"Pak, ini anak-anak sekolah di mana? Nah ini harus dipercepat," ujar Jokowi dalam sambutannya.

Menurut Jokowi, saat ini pemerintah sudah mulai menyiapkan berbagai fasilitas pendukung bagi ASN yang akan pindah ke IKN, termasuk hunian dan fasilitas kesehatan. Peresmian RS Hermina Nusantara merupakan salah satu langkah nyata dalam persiapan tersebut.

"Ini akan memberikan kepercayaan bagi ASN yang segera kita pindahkan ke IKN karena apartemennya sudah siap, kantornya hampir selesai, dan pada November semuanya akan siap," kata Presiden.

Lebih lanjut, Jokowi menegaskan bahwa kehadiran berbagai fasilitas di IKN akan memberikan keyakinan bagi ASN yang pindah dari Jakarta. 

Dengan adanya fasilitas hunian, kesehatan, dan pendidikan yang terus disiapkan, Presiden berharap kepindahan ASN ke IKN dapat berjalan lancar dan tanpa kendala.

"Sehingga, begitu geser dari Jakarta ke IKN fasilitas-fasilitas yang biasa ditanyakan oleh mereka adalah 'pak kalau anak kami sakit ada RS-nya?' Saya sekarang bisa jawab ada, yaitu RS Hermina Nusantara," tuturnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

DPR Minta Pengusaha Klub Malam Jangan Beri Ruang Peredaran Narkoba

Selasa, 09 Juni 2026 | 02:09

Telkom Bersama KIP Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:45

Buku ‘Presiden Solusi’ Ulas Rekam Jejak Transformasi Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:20

Ratifikasi ILO C188 Jangan Ulangi Kesalahan Implementasi MLC 2006

Selasa, 09 Juni 2026 | 01:01

Miris! Purbaya Belum Siapkan Insentif buat Pedagang Tahu Tempe

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:42

Keanu Bantah Terima Duit Penipuan Jemaah Umrah Hanania

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:16

Ketum PPP Mardiono Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Pemalsuan Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:12

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Bupati Muara Enim Dkk Langsung Digiring ke KPK Usai Terjaring OTT

Senin, 08 Juni 2026 | 23:45

Segel Gerai Tiffany & Co Dibuka Usai Sepakat Bayar Denda Rp97,49 M

Senin, 08 Juni 2026 | 23:16

Selengkapnya