Berita

Momen Dasco menelepon Presiden Terpilih Prabowo Subianto/Repro

Politik

Prabowo Ditelepon Dasco Dari DPR Terobosan Baru Gaya Komunikasi Eksekutif dan Legislatif

KAMIS, 10 OKTOBER 2024 | 21:11 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kepedulian Presiden terpilih Prabowo Subianto terhadap nasib para hakim yang menuntut kenaikan gaji menuai respon positif.

Bagaimana tidak, Prabowo berbicara melalui sambungan telepon Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di tengah audensi Solidaritas Hakim Indonesia di ruang Komisi III, Selasa, 8 Oktober 2024.

“Saudara-saudara sekalian saya diberitahu oleh Profesor Dasco bahwa ada pertemuan antara saudara-saudara perwakilan dari para hakim dengan pimpinan DPR,” kata Prabowo yang disambut teriakan para hakim.


Masih lewat sambungan seluler, Prabowo mengaku bertekad untuk memperbaiki kualitas hakim se-Indonesia. 

"Saya berpendapat bahwa yudikatif kita harus sangat kuat,” sambung Prabowo.

Menyikapi ini, Ketua Umum Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Sahat Martin Philip Sinurat mengatakan ini terobosan baru gaya komunikasi antara eksekutif dan legislatif.

"Tentu ini membuat kebijakan-kebijakan bisa dilakukan dengan waktu cepat, tanpa menunggu waktu yang terlalu lama karena para stakeholder terkait dalam hal ini legisltaif dan ekskutif bisa dengan cepat mendiskusikan solusi atau langkah-langkah dari kebijakan yang ada," kata Sahat kepada redaksi RMOL pada Kamis, 10 Oktober 2024.

Lewat telepon langsung, Sahat yakin hal seperti ini akan ditiru oleh seluruh instansi demi memangkas jalur birokrasi yang berbelit.

Dengan berkomunikasi langsung, Sahat berharap persoalan kesejahteraan para hakim dapat selesai dengan tepat.

"Kita berharap ke depan persoalan-persoalan kesejahteraan yang terjadi misalnya hakim, PNS, TNI-Polri, Jaksa, ASN dan semua aparatur sipil yang menjalankan tugas-tugasnya untuk pelayanan masyarakat bisa diperhatikan oleh pemerintah," kata Sahat.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya