Berita

Andi Arief melambaikan tangan saat berada di Ambulance yang akan membawanya ke Bandara Soetta untuk diterbangkan ke India/Ist

Politik

Dilarikan ke RS New Delhi, Kondisi Andi Arief Menurun

KAMIS, 10 OKTOBER 2024 | 21:03 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aktivis 98 yang aktif sebagai Politisi Partai Demokrat, Andi Arief, harus dilarikan ke rumah sakit di India, lantaran kondisi kesehatannya yang tak kunjung membaik. 

Informasi tersebut disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen), Jansen Sitindaon, saat dihubungi Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL pada Kamis, 10 Oktober 2024.

"Agak menurun, kondisinya sesuai video itu," ujar Jansen sembari mengirimkan video berdurasi 1 menit 18 detik yang menunjukkan kondisi Andi Arief. 


Dalam video yang dibagikan Jansen memperlihatkan Andi Arief dihantar tenaga kesehatan RS MMC, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, ke mobil ambulance dalam kondisi terbaring di atas kasur. 

Dalam video itu terlihat Andi Arief masih dalam kondisi tersadar, karena sempat menyapa beberapa rekannnya yang berada di RS MMC, sebelum diberangkatkan ke Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. 

Jansen mengatakan, Andi Arief diterbangkan hari ini menuju India, untuk melalui proses medis berupa operasi transplantasi hati. Namun, Jansen belum bisa memberitahukan rumah sakit yang akan menangani Andi Arief. 

"Nama rumah sakitnya masih di rahasiakan. Tapi lokasinya di kota New Delhi (India)," sambungnya menegaskan. 

Lebih lanjut, Jansen memastikan akan menyampaikan perkembangan Andi Arief ketika sudah berada di India. 

"Hari ini Bang AA (Andi Arief) jam 6 sore ini berangkat. Baru berangkat saja itu. Nanti di sana dicek lagi," katanya. 

"Aku juga belum tahu (jadwal operasinya). Nanti kalau ada info aku kabari ya," demikian Jansen menutup.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya