Berita

Peluncuran buku Perjalanan dan Capaian Kabinet Indonesia Bersatu I yang dihadiri Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden ke-10 RI Jusuf Kalla/RMOL

Politik

SBY Tegaskan Tak Pernah Selingkuhi Konstitusi

KAMIS, 10 OKTOBER 2024 | 19:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Paguyuban Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) I meluncurkan dua buku karya sejumlah menteri yang pernah bertugas di era Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

Buku pertama berjudul "Perjalanan dan Capaian Kabinet Indonesia Bersatu I (2004-2009)". Sedangkan buku kedua berjudul "Di Balik Layar Kabinet: Testimoni dan Refleksi Perjuangan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu I".

Peluncuran buku yang digelar di Jakarta Convention Center pada Kamis, 10 Oktober 2024, ini dihadiri langsung SBY dan JK serta sejumlah Menteri KIB I.


"Kita merampungkan tugas kita dengan segala kelebihan dan kekurangan kita. Saya di kesempatan baik ini, karena sudah lama tidak bertemu, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada semua," kata SBY dalam sambutannya.

Dalam buku "Perjalanan dan Capaian Kabinet Indonesia Bersatu I (2004-2009)", memuat pengalaman dan kesan-kesan sejumlah menteri dalam membuat keputusan saat itu. 

Mulai dari kenaikan harga BBM, mengupayakan pendekatan humanisme di penyelesaian konflik Aceh, dan penguatan kebijakan ESDM untuk pemulihan ekonomi.

Adapun buku "Di Balik Layar Kabinet: Testimoni dan Refleksi Perjuangan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu I", berisikan tentang bagaimana para menteri yang dipilih oleh SBY-JK memulai dan merintis kerja keras mengatasi berbagai persoalan di tengah tantangan bangsa yang masih dililit pascakrisis ekonomi dan keuangan pada 1997-1998. 

Dari 34 Menteri KIB I, tak semuanya menuliskan catatan perjalanan tugas dan tanggung jawab. Meski demikian, apa yang telah dikerjakan dan dicapai oleh KIB I tergambar dari 19 tulisan para menteri KIB I yang mewakili kerja keras seluruh menteri selama periode 2004-2009.

"Tentu banyak kekurangan kita, ada kelemahan kita, ada beberapa hal yang tidak bisa kita lakukan, tetapi kita tidak berselingkuh kepada sistem, kepada konstitusi, kepada hal-hal yang patut dipedomani dalam kehidupan bernegara," demikian SBY.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

13 Langkah Komprehensif Kuatkan Rupiah

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:11

Dua Guru Magelang Didakwa Korupsi Modus Pungli Peserta PPG

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:00

Bukan Dapur Asal Ngebul

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:26

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

Putusan MK soal Keterwakilan Kuota Perempuan Berikan Keadilan Gender

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:14

Syafrin Liputo Dituntut Bawa Jaksel Lebih Maju, Inklusif, dan Sejahtera

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:01

2.081 Polisi Kawal Ketat Piala AFF U-19 2026

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:22

Korban Kebakaran Kemayoran

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:19

Multipolaritas Harus Jadi Jalan Kerja Sama, Bukan Konfrontasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:09

KDM Sikat PKL Usai 30 Tahun Berkuasa di Bandung

Rabu, 03 Juni 2026 | 03:45

Selengkapnya