Berita

Ilustrasi Toyota all New Veloz/dok TAM

Otomotif

Veloz Hybrid Segera Meluncur di Indonesia?

KAMIS, 10 OKTOBER 2024 | 14:05 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Rumor peluncuran Toyota Veloz Hybrid di Tanah Air akhirnya mendapat respons PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Meskipun mereka tak sepenuhnya membantah atau mengiyakan kabar tersebut.

"Itu menjadi perhatian kita lah. Karena Avanza-Veloz menyentuh segmen middle ya. Jadi kita ingin segmen-segmen ini ikut serta dan berpartisipasi (di pasar hybrid)," ujar Wakil Presiden Direktur PT TMMIN, Bob Azam, kepada awak media, di BSD, Tangerang Selatan, Rabu sore, 9 Oktober 2024.

Lanjut Bob, untuk menyematkan teknologi hibrida di mobil middle low bukanlah pekerjaan mudah. Sebab, itu berkaitan dengan harga jual kendaraan. Apalagi masyarakat kelas tersebut cukup sensitif soal harga.


Bob juga menyebut kandungan lokal Veloz yang sudah sangat tinggi di Indonesia. Sehingga, ketika versi hybrid-nya meluncur, angkanya juga harus diimbangi. Untuk itu butuh dukungan pemerintah agar harganya nanti bisa terjangkau.

"Kita selalu positif (soal peluncuran mobil hybrid baru), cuma butuh support dari pemerintah biar lebih terjangkau," tandasnya.

Tanda-tanda kehadiran Toyota Veloz Hybrid makin menguat setelah kemunculan kode mesin W102RE-LBVFJ di Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 8 tahun 2024 Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor, dan Pajak Alat Berat tahun 2024. Kode tersebut diduga merujuk kepada Veloz hybrid. 

Dalam Permendagri tersebut, ada dua model yang diduga Veloz hybrid, yakni W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT dan W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT TSS. 

W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT tercatat memiliki nilai jual Rp 264 juta sedangkan W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT TSS nilai jualnya Rp 284 juta.

Patut dicatat, nilai jual bukanlah harga pasti dari model tersebut. Harga jual umumnya akan lebih tinggi dari NJKB.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya