Berita

Pengusaha RI melakukan penandatanganan 183 komitmen dagang senilai 15,32 miliar Dolar AS bersama importir dari 20 negara/Ist

Bisnis

Pengusaha RI Tandatangani 183 Komitmen Dagang Senilai Rp239 Triliun di TEI 2024

KAMIS, 10 OKTOBER 2024 | 10:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pelaku usaha Indonesia melakukan penandatanganan 183 komitmen dagang senilai 15,32 miliar Dolar AS (Rp239) dengan importir dari 20 negara.

Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Menteri  Perdagangan Zulkifli Hasan dalam rangkaian pameran dagang Trade Expo Indonesia ke-39 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten pada Rabu, 9 Oktober 2024.

Menurut Mendag yang akrab disapa Zulhas itu, penandatanganan ini menjadi momen bersejarah dalam perdagangan Indonesia, karena lebih dari 100 perjanjian ditandatangani di waktu yang bersamaan dengan nilai melebihi 15 miliar Dolar.


“Hari ini, kita menyaksikan momen bersejarah dengan ditandatanganinya 183 komitmen dagang antara pelaku usaha asing dari 20 negara dan pelaku usaha Indonesia senilai 15,32 miliar Dolar. Capaian ini tidak hanya besar dari segi nilai, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam memperkuat perdagangan Indonesia di panggung internasional,” ujar Zulhas, dikutip Kamis, 10 Oktober 2024.

Adapun pelaku usaha atau importir yang melakukan penandatanganan antara lain berasal dari India, Singapura, Inggris, Spanyol, Australia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, Filipina, Vietnam, Malaysia, Meksiko, Belanda, Turki, Italia, Jerman, Afrika Selatan, Mesir, Amerika Serikat, dan Arab Saudi.

Beberapa produk Indonesia yang menjadi komitmen bisnis, di antaranya produk perkebunan, makanan dan minuman, ban kendaraan, jasa tenaga kerja, kelapa kering, serta jasa konstruksi.

"Dengan ditandatanganinya komitmen dagang ini, Indonesia tidak hanya berbisnis, tetapi juga membangun hubungan yang lebih erat dengan mitra-mitra dagang. Kami yakin komitmen dagang ini akan membawa manfaat besar bagi pelaku usaha Indonesia maupun pembeli mancanegara,” tegas Mendag Zulkifli Hasan.

Meski demikian penandatanganan komitmen dagang ini, kata Zulhas hanyalah awal dari perjalanan. Tantangan sesungguhnya yaitu memastikan kerja sama pelaku usaha Indonesia dengan pembeli berjalan lancar dan menguntungkan kedua belah pihak.

"Kita terus menjaga semangat kerja sama ini dengan optimisme dan inovasi. Kami harap, momentum ini menjadi batu loncatan untuk kerja sama yang lebih besar dan lebih luas di masa mendatang. Marilah kita bersama-sama berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bersama," pungkasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya