Berita

Anggota DPD RI, Yulianus Henock/Istimewa

Politik

Jadi Pimpinan BAP DPD, Yulianus Henock Akan Percepat Penanganan Kasus Besar di Daerah

RABU, 09 OKTOBER 2024 | 19:18 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) resmi mengumumkan susunan pimpinan untuk 10 alat kelengkapan dewan periode 2024-2029, yakni Komite I hingga Komite IV, Badan Akuntabilitas Publik, Badan Urusan Legislasi Daerah, Panitia Urusan Rumah Tangga, Panitia Perancang Undang-undang, Badan Kerja Sama Parlemen, dan Badan Kehormatan.

Dalam susunan pimpinan alat kelengkapan itu, anggota DPD RI asal Kalimantan Timur, Yulianus Henock Sumual, terpilih sebagai Wakil Ketua I Badan Akuntabilitas Publik (BAP). Yulianus mendampingi senator asal Lampung, Abdul Hakim, yang menjabat Ketua, bersama dua wakil ketua lain yakni Ahmad Syauqi dan Nelson Wenda.

”Terpilihnya saya sebagai Pimpinan BAP, selain mempunyai tugas pokok melaksanakan Tata Tertib DPD RI No. 2 tahun 2024, pasal 83, kami juga berkewajiban menerima laporan masyarakat dan membantu mencari solusi menyelesaikan permasalahan yang banyak terjadi, umumnya dengan instansi pemerintah daerah, maupun perusahaan swasta,” kata Yulianus, melalui keterangannya, Rabu, 9 Oktober 2024.


”Kami segera bergerak mempercepat penanganan kasus-kasus besar di daerah, terutama menindaklanjuti temuan BPK RI yang mengindikasikan kerugian negara, bersinergi dengan Komite IV DPD RI membidangi Keuangan Negara dan Daerah,” sambungnya.

Senator yang memperoleh 140.044 suara ini menegaskan, pihaknya akan bekerja secara profesional, menjunjung tinggi hukum, dan mengedepankan kearifan lokal dalam menyelesaikan setiap permasalahan.

”Bagaimanapun DPD RI merupakan lembaga tinggi negara, yang sudah dipercaya rakyat daerah, harus mampu berbuat dan bekerja banyak, terukur dan terarah, guna meraih simpati rakyat, menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa ke depannya,” paparnya.

Yulianus pun berterima kasih kepada pimpinan dan senator lain yang telah memberikan kepercayaan kepadanya, yang merupakan salah satu anggota baru DPD, untuk duduk sebagai salah satu pimpinan di alat kelengkapan lembaga legislatif beranggotakan 152 orang tersebut.

Selain sebagai Wakil Ketua I Badan Akuntabilitas Publik, Yulianus juga berada di Komite II DPD yang membidangi pertanian dan perkebunan, perhubungan, kelautan dan perikanan, kehutanan dan lingkungan hidup, energi dan sumber daya mineral. 

Dia juga tercatat menjadi anggota Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD.

”Mohon doa restu dan dukungan seluruh rakyat daerah, terutama warga Kalimantan Timur, agar saya dapat mengemban tugas ini dengan amanah serta memenuhi harapan dan kepercayaan yang diberikan,” pungkas Yulianus.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya