Berita

Dok Foto/Istimewa

Dunia

TETO Gelar Resepsi Peringatan Hari Nasional Taiwan ke-113

RABU, 09 OKTOBER 2024 | 05:23 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kantor perwakilan Taiwan di Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Taipei Economic and Trade Office (TETO) menggelar "Resepsi Hari Nasional Republik of China (Taiwan) ke-113" di Hotel Borobudur Jakarta pada 8 Oktober 2024.
 
Kepala kantor perwakilan Taiwan (TETO) John Chen, sebagai tuan rumah acara tersebut, mengucapkan terima kasih kepada para tamu undangan yang memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Taiwan.
 
Acara akbar ini dihadiri oleh para pejabat pemerintah, anggota legislatif, diplomat, komunitas Tionghoa, pengusaha Taiwan, cendekiawan, dan insan media, yang berjumlah lebih dari 800 orang.
 

 
Di antaranya 8 Anggota DPR RI, Pejabat dari kedutaan Guatemala, Ukraina, Hungaria, Uni Emirat Arab, Bosnia, Italia, Finlandia, Jepang, Uni Eropa, Papua Nugini, Filipina, India, Malaysia, Yordania, dan Latvia yang turut menghadiri acara tersebut.
 
John Chen dalam pidatonya menyampaikan bahwa tema Hari Nasional tahun ini adalah "Taiwan Baru yang Demokratis, Damai, dan Sejahtera".
 
Tahun ini merupakan tonggak penting bagi Taiwan dan Indonesia. Taiwan berhasil menyelesaikan pemilihan presiden dan wakil presiden langsung yang ke-8, yang meletakkan dasar bagi demokrasi. Tata kelola konstitusional kembali inovatif, dan ketahanan demokrasinya yang kuat telah sangat diakui oleh komunitas internasional. 
 
Indonesia juga berhasil memilih presiden baru secara damai dan stabil. Pemerintahan baru kedua negara akan mencapai hasil kerja sama substantif yang lebih baik berdasarkan interaksi yang kuat, yang sudah ada sebelumnya.
 
Dalam hal ekonomi dan perdagangan, Taiwan telah berhasil mempromosikan "Kebijakan Baru ke Arah Selatan" selama delapan tahun.
 
Pada paruh pertama tahun ini, total volume perdagangan dengan 18 negara Kebijakan Baru ke Arah Selatan mencapai 83,5 miliar Dolar AS, atau tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 12,43 persen, dan ekspor mencapai 50,2 miliar Dolar AS. Ini merupakan rekor tertinggi untuk periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya. 
 
Saat ini, total investasi Taiwan di Indonesia berada di peringkat lima besar investasi asing di Indonesia, dan telah menciptakan sekitar 1 juta lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.
 
Ke depannya, investasi Taiwan diharapkan akan mendorong momentum kerja sama regional dengan kebijakan “Digital New Southbound”, yang mengintegrasikan sesama pengusaha Taiwan, memberikan dukungan teknologi manajemen, menciptakan inovasi layanan dan integrasi sistem, untuk memperdalam hubungan teknologi dengan negara-negara Asia Tenggara.
 
Hubungan bilateral antara Taiwan dan Indonesia semakin erat dalam satu tahun terakhir. Indonesia adalah sumber pekerja migran terbesar di Taiwan dan sumber pelajar asing terbesar kedua di Taiwan.
 
Saat ini terdapat 400.000 warga negara Indonesia yang tinggal, bekerja dan belajar di berbagai wilayah di Taiwan. Taiwan merasa terhormat menjadi rumah kedua bagi teman-teman dari Indonesia, dan kami ingin mengucapkan terima kasih kepada penduduk baru Indonesia atas dedikasi dan upaya mereka di Taiwan.
 
Sebagai anggota komunitas internasional yang bertanggung jawab, Taiwan berupaya untuk bergabung dengan organisasi internasional, dan memberikan kontribusi kepada komunitas dunia melalui berbagai cara, memperdalam kemitraan global, menggunakan kekuatan dan kepemimpinan yang baik. Dengan upaya-upaya ini, Taiwan telah menerima dukungan yang semakin besar dari komunitas internasional. 
 
John Chen juga menyebutkan, baru-baru ini, negara-negara mitra yang berpandangan sama dengan Taiwan, seperti Amerika Serikat, Australia, dan Parlemen Eropa, dengan tegas mendukung Taiwan, dan bersama-sama menentang distorsi yang sengaja dilakukan oleh Tiongkok terhadap Resolusi Majelis Umum PBB 2758, yang dikaitkan secara tidak benar dengan "prinsip satu China".
 
Persatuan negara-negara demokratis adalah kekuatan utama untuk menahan ekspansi Tiongkok. Pemerintah Taiwan berterima kasih kepada semua pihak atas dukungan mereka bagi Taiwan dan atas segala upaya mereka dalam menjaga perdamaian di Selat Taiwan.
 
Kepala kantor perwakilan Taiwan, John Chen menyampaikan bahwa Taiwan akan memegang teguh nilai-nilai kebebasan dan demokrasi, dan terus memperdalam kemitraan dengan Indonesia dan negara-negara yang memiliki cita-cita serupa, serta bekerja sama untuk mewujudkan demokrasi, perdamaian, dan kemakmuran.
 
Layar visual yang terpajang di panggung utama resepsi Hari Nasional tahun ini menunjukkan Taiwan di saat matahari terbit, papan wafer AI bersinar seperti matahari di puncak utama Yushan, dipadukan dengan bangunan-bangunan terkenal dari utara ke selatan, termasuk Istana Kepresidenan, Taipei 101 dan Kaohsiung Pop Music Center. Menampilkan vitalitas dan kreativitas Taiwan yang tiada habisnya, karya desain ini mendapat pujian dari para tamu undangan resepsi.
 
Resepsi ini juga menggunakan teknologi digital yang memanjakan mata para tamu undangan akan keindahan Taiwan. Para hadirin juga dapat mengambil foto di Green Screen back drop yang mengombinasikan foto Gedung 101, Taiwan, dan diposting di media sosial, yang semakin menambah keseruan acara tersebut.
 
Acara Resepsi juga menampilkan aneka jajanan khas Taiwan, seperti Din Tai Fung, Xiao Long Bao, Sunrise Tea, Xingfutang Pearl Milk Tea, Snow Ice dan "Golden Malabar", kopi khas Taiwan yang dibuat oleh pengusaha Taiwan yang telah lama tinggal di Indonesia. Semua hidangan ini membuat para tamu merasakan persahabatan Taiwan-Indonesia yang semakin erat.
 
Selain itu, acara ini juga dimeriahkan oleh penyanyi vokal ternama Indonesia Vera, yang menyanyikan lagu-lagu yang populer di China dan Indonesia, antara lain My Heart Will Go On, Always on My Mind, Breeze and Drizzle, Green Island Serenade, dan lainnya. Alunan melodi yang merdu membuat para tamu terpesona, dan resepsi diakhiri secara sempurna dengan nyanyian yang tak terlupakan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya