Berita

Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon/Ist

Pertahanan

TNI Lahir dan Besar dalam Perjuangan Bersama Rakyat

RABU, 09 OKTOBER 2024 | 03:55 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon mewakili Panglima TNI memberikan pembekalan kepada peserta Executive Course Geopolitics, Geostrategy, Geoeconomics and Statecraft Cohort-7 Unhan RI TA 2024. 

Acara itu diikuti oleh 66 orang rektor dari universitas negeri dan swasta yang ada di Indonesia, Staf Kementerian Lembaga serta Institusi Swasta, bertempat di Ruang Bhineka Tunggal Ika, Gedung Jenderal Sudirman, Kemhan RI, Jakarta Pusat, Selasa, 8 Oktober 2024.  

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam pembekalannya yang disampaikan Kasum TNI mengangkat tema Executive Course on Strategic Management and Leadership. 


Menurut Panglima TNI, Kepemimpinan yang baik adalah dengan memberikan teladan kepada yang dipimpin. Ia juga mengungkapkan bahwa TNI lahir dan besar dalam kancah perjuangan mengusir penjajah bersama-sama dengan rakyat Indonesia.

Dari hasil perjuangan TNI bersama dengan rakyat, maka terbentuklah jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional. 

“Jati diri tersebut telah ditunjukkan oleh para pendiri TNI seperti Panglima Besar Jenderal Sudirman yang telah menunjukkan bahwa keteladanan dan moral harus mengakar dalam setiap diri prajurit TNI sebagai fondasi bagi terbentuknya karakter kepemimpinan di TNI,” jelas Panglima TNI.

Karakter yang terbentuk dari jati diri tersebut dirumuskan oleh TNI menjadi Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI yang dijadikan dasar bagi TNI guna menghasilkan 11 (sebelas) Asas Kepemimpinan TNI yaitu Taqwa, Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani, Waspada Purba Wisesa, Ambeg Parama Arta, Prasaja, Satya, Gemi Nastiti, Belaka dan Legawa.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya