Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo/Ist

Politik

Soal Hakim Mogok Kerja, Jokowi Masih Berhitung

SELASA, 08 OKTOBER 2024 | 17:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aksi mogok kerja hakim di Indonesia telah sampai ke telinga Presiden Joko Widodo.

Saat ini Kepala Negara mengaku masih mengkaji tuntutan para hakim yang meminta kenaikan tunjangan jabatan sebesar 142 persen.

"Semuanya masih dalam kajian dan perhitungan," ujar Jokowi di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 8 Oktober 2024.


Kajian kenaikan tunjangan hakim itu kini sedang dilakukan tiga lembaga negara terkait anggaran dan kepegawaian. Mereka adalah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan Kementerian Keuangan.

"Semuanya baru hitung, dikalkulasi," tutup Jokowi.

Informasi yang diperoleh redaksi, setidaknya ada 1.748 hakim yang sepakat melakukan cuti bersama sebagai bentuk aksi mogok kerja untuk menuntut kesejahteraan. Aksi ini dilakukan sejak 7 Oktober 2024 sampai 11 Oktober 2024.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya