Berita

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad/RMOL

Politik

Gerindra: Tak Benar Jokowi Tolak PDIP Gabung Kabinet Prabowo

SELASA, 08 OKTOBER 2024 | 13:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Isu Presiden Joko Widodo menolak PDIP bergabung dalam kabinet Prabowo-Gibran ditepis Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. 

"Saya belum dengar Pak Jokowi meminta itu ya, karena sampai dengan hari ini tidak pernah Pak Jokowi kemudian atau Pak Prabowo membicarakan kabinet," kata Dasco kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10).

Wakil Ketua DPR fraksi Gerindra itu juga memastikan bahwa Jokowi dalam kapasitasnya sebagai Presiden saat ini tidak pernah mencampuri urusan cabinet.


"Karena pada prinsipnya Pak Jokowi memberikan hak prerogatif itu kepada Pak Prabowo sebagai presiden terpilih," tutur dia.

Atas dasar itu, Dasco menilai jika ada isu yang menyebutkan bahwa Jokowi meminta Prabowo agar menolak kehadiran PDIP di kabinet hanyalah dinamika menjelang pelantikan Presiden terpilih pada 20 Oktober 2024.

"Jadi kalau ada isu-isu di medsos ya saya anggap itu hanya dinamika saja seperti itu," pungkasnya.

Sebelumnya, beredar kabar di media sosial yang menyebut bahwa Presiden Jokowi menolak PDIP berada di kabinet pemerintahan Prabowo Subianto.

Setidaknya ada tiga kader PDIP yang belakangan ini digadang-gadang bakal menjadi bagian dari pemerintahan Prabowo-Gibran. 

Ketiganya adalah Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Azwar Anas, dan mantan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.




Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya